Periskop.id - Samsung resmi meluncurkan ponsel lipat clamshell terbarunya, Galaxy Z Flip8. Ponsel ini mengusung bodi paling tipis di keluarga Flip sekaligus layar luar dengan fungsi lebih lengkap untuk kebutuhan pembuatan konten.

Chief Executive Officer, President and Head of the Device eXperience (DX) Division Samsung Electronics TM Roh menyebut peluncuran ini sebagai langkah besar bagi lini perangkat foldable Samsung. Ia menjelaskan, perangkat baru ini juga menandai babak baru penerapan AI yang lebih pintar untuk pengguna.

"Dengan menetapkan standar baru untuk perangkat foldable, kami kembali menghadirkan lompatan dalam pengalaman mobile premium sekaligus membuka era baru AI yang lebih cerdas bagi semakin banyak pengguna," kata TM Roh dalam siaran pers yang dikutip di Jakarta, Kamis.

Dari sisi desain, Galaxy Z Flip8 hanya berbobot 180 gram dengan ketebalan 6,1 mm saat dibuka. Angka ini menjadikannya seri Flip paling ringan dan tipis yang pernah dirilis Samsung.

Bentuk layar lipat khas seri Flip tetap dipertahankan. Namun, Samsung memperbarui layar luar atau FlexWindow agar mampu menampilkan lebih banyak informasi tanpa perlu membuka layar utama.

Lewat FlexWindow, pengguna bisa mengakses aplikasi, notifikasi, sampai fitur berbasis kecerdasan artifisial langsung dari layar bagian luar. Samsung turut menyematkan fitur Now Brief yang merangkum informasi penting serta rekomendasi tindakan sesuai kebiasaan pengguna.

Integrasi dengan Gemini Intelligence juga memungkinkan berbagai fungsi dijalankan lewat perintah suara atau tombol samping, tanpa harus membuka layar utama ponsel.

Soal dapur pacu, Galaxy Z Flip8 mengandalkan chipset Exynos 2600 buatan Samsung sendiri. Perangkat ini tersedia dalam dua pilihan memori, yakni 12GB/256GB dan 12GB/512GB.

Untuk urusan fotografi, kamera utama 50 MP dibekali ProVisual Engine guna memperbaiki kualitas foto, mulai dari reproduksi warna kulit, efek bokeh, hingga detail gambar. Kamera depan untuk swafoto berkekuatan 10 MP.

Berbagai fitur pembuatan konten turut disematkan, mulai dari pengambilan gambar hands-free, pratinjau konten secara langsung, swafoto video memakai layar luar, hingga mode cermin selfie.

Flex Mode memungkinkan ponsel digunakan dalam posisi setengah terlipat untuk mengambil foto atau video secara hands-free dari berbagai sudut. Ada pula Camcorder Grip dengan Zoom Rocker yang dirancang memberi pegangan lebih stabil saat merekam video.

Fitur Super Steady kini juga mendukung opsi Horizontal Lock untuk menjaga stabilitas dan komposisi gambar saat pengguna bergerak. Samsung melengkapinya dengan FlipShot untuk mirror selfie memakai layar luar, serta Mirror View yang membuat ponsel berfungsi layaknya cermin sebelum berfoto atau merekam video.