periskop.id - Badminton merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat populer dan digemari di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, badminton sering dianggap sebagai olahraga nasional karena banyak disukai oleh banyak orang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Popularitas ini juga terbukti dari banyaknya prestasi membanggakan yang berhasil diraih Indonesia di kancah internasional.

Olahraga ini bisa dimainkan secara tunggal maupun ganda. Bagi setiap pemain, pemahaman terhadap beragam teknik pukulan menjadi hal yang penting untuk meraih poin secara efektif. Tanpa adanya pengetahuan mendalam tentang teknik pukulan badminton, seseorang akan kesulitan bermain badminton dengan baik.

Setiap jenis pukulan dalam badminton memiliki teknik dan tujuan yang berbeda, terutama dalam upaya menyerang dan menekan lawan. Apabila teknik pukulan dilakukan dengan benar, maka permainan pun akan berjalan dengan lancar. Berikut ini jenis-jenis teknik pukulan badminton yang harus kamu ketahui.

6 Jenis Teknik Pukulan Badminton

Pukulan Servis

Pukulan servis merupakan pukulan awal yang menandai dimulainya permainan badminton. Secara umum, servis terbagi menjadi dua jenis, yakni servis pendek dan servis panjang. Servis pendek biasanya digunakan dalam permainan ganda, sementara servis panjang lebih sering digunakan pada permainan tunggal.

Teknik servis ini bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu forehand dan backhand. Pukulan forehand dilakukan dengan mengayunkan raket dari belakang sisi kanan badan, sedangkan pukulan backhand dilakukan dengan posisi raket di depan tubuh dan dipukul dari arah samping kiri. Pada saat melakukan servis, shuttlecock harus melewati net dan garis batas servis area lawan.

Pukulan Lob

Pukulan lob adalah teknik yang dilakukan dengan memukul kok jauh ke arah belakang area lapangan lawan. Pukulan ini bisa dimanfaatkan oleh pemain untuk mempersiapkan serangan berikutnya.

Pukulan Drive

Teknik ini dilakukan dengan pukulan yang cepat, datar, dan lurus di depan net. Teknik ini menuntut kecepatan serta respons yang sigap dari pemain. Tujuannya adalah menekan lawan agar kesulitan mengembalikan shuttlecock.

Pukulan Drop Shot

Teknik ini dilakukan dengan memukul shuttlecock sehingga jatuh dekat di area depan net. Drop shot sering digunakan untuk mengecoh pergerakan lawan agar membuka peluang meraih poin. Pukulan ini efektif membuat lawan kesulitan membaca arah dan kecepatan datangnya kok. Untuk melakukannya dengan baik, pemain perlu menggunakan pegangan raket yang fleksibel, ayunan tangan yang halus, serta posisi tubuh yang rendah dan seimbang.

Pukulan Smash

Teknik ini dilakukan melalui pukulan yang keras dan tajam untuk meraih poin secara cepat. Arah shuttlecock biasanya dibuat menukik ke bawah sehingga menyulitkan lawan untuk mengembalikannya. Smash membutuhkan kekuatan bahu, otot lengan, serta kecepatan yang tinggi, dan bisa dilakukan baik dari posisi berdiri maupun dengan lompatan untuk menghasilkan tenaga maksimal.

Pukulan Netting

Teknik ini merupakan pukulan lembut yang bertujuan menjatuhkan shuttlecock sedekat mungkin dengan net lawan. Pemain berada di area depan net dan memukul kok secara tipis serta pelan sehingga lawan kesulitan membangun serangan. Pukulan ini menuntut ketepatan dan ketelitian tinggi agar hasilnya tepat sasaran.