iklan periskop
Hukum

Pigai: Jajaran Kementerian HAM Tetap Bekerja Selama Nataru karena Digaji Uang Negara

Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan jajaran Kementerian HAM tetap bekerja selama Nataru demi menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan, termasuk pengawasan harga pasar ser...

7 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Pigai: Jajaran Kementerian HAM Tetap Bekerja Selama Nataru karena Digaji Uang Negara
Menteri HAM Natalius Pigai ungkap antisipasi menjelang Nataru 2025, di Gedung Kementerian HAM, Rabu (17/12). Periskop/Rachel Farahdiba
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan jajaran Kementerian HAM tetap bekerja selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk menjaga kondisi sosial, ekonomi, dan keamanan masyarakat tetap kondusif. Sebab, para pegawai itu digaji oleh negara.

“Saya sebagai Menteri Hak Asasi Manusia menghimbau kepada semua aktor negara yang digaji oleh uang negara ikut terlibat secara aktif dalam menciptakan suasana kondusif,” kata Pigai, di Gedung Kemenham, Rabu (17/12).

Menurut Pigai, pegawai harus bekerja mengingat pentingnya pengendalian pasar agar tidak terjadi lonjakan harga dan inflasi yang memberatkan masyarakat. Langkah ini diperlukan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan harga terjangkau.

“Pengendalian-pengendalian pasar harus dilakukan agar supaya tidak terjadi harga atau inflasi yang tidak berimbang, sehingga masyarakat bisa melakukan aktivitas pasar dengan nilai harga yang terjangkau sesuai amanat Presiden,” tutur dia.

Pigai juga memastikan jajaran Kementerian HAM disebar ke seluruh wilayah Indonesia untuk menjalankan tugas pengawasan. Pegawai yang dijadwalkan libur maupun bekerja dari rumah tetap diminta menjalankan tugas pengawasan.

“Saya telah memberitahukan semua jajaran saya untuk tersebar di seluruh wilayah Republik Indonesia. Mereka yang nanti akan libur juga ikut bekerja pada saat libur,” ungkap Pigai.

Bahkan, seluruh kantor wilayah Kementerian HAM turut diminta melakukan pemantauan dan pengendalian situasi selama Nataru.

“Situasi saat ini adalah situasi di mana iklimnya tidak pasti. Kita harus ikut ambil bagian untuk membantu dalam kondisi suasana iklim yang tidak pasti tersebut,” ujar dia.

Selain itu, Pigai juga menyebut perhatian Presiden terhadap sektor transportasi, termasuk harga tiket, harus turut dipantau oleh seluruh jajaran pemerintah, baik tingkat pusat maupun daerah.

“Beberapa atensi perhatian Presiden terkait dengan tiket dan lain juga harus bisa dipantau oleh siapapun yang digaji oleh uang negara,” ucap Pigai.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai nataru 2025, Kementerian Hak Asasi Manusia, dan natalius pigai dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.