periskop.id - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan jajaran Kementerian HAM tetap bekerja selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk menjaga kondisi sosial, ekonomi, dan keamanan masyarakat tetap kondusif. Sebab, para pegawai itu digaji oleh negara.
“Saya sebagai Menteri Hak Asasi Manusia menghimbau kepada semua aktor negara yang digaji oleh uang negara ikut terlibat secara aktif dalam menciptakan suasana kondusif,” kata Pigai, di Gedung Kemenham, Rabu (17/12).
Menurut Pigai, pegawai harus bekerja mengingat pentingnya pengendalian pasar agar tidak terjadi lonjakan harga dan inflasi yang memberatkan masyarakat. Langkah ini diperlukan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan harga terjangkau.
“Pengendalian-pengendalian pasar harus dilakukan agar supaya tidak terjadi harga atau inflasi yang tidak berimbang, sehingga masyarakat bisa melakukan aktivitas pasar dengan nilai harga yang terjangkau sesuai amanat Presiden,” tutur dia.
Pigai juga memastikan jajaran Kementerian HAM disebar ke seluruh wilayah Indonesia untuk menjalankan tugas pengawasan. Pegawai yang dijadwalkan libur maupun bekerja dari rumah tetap diminta menjalankan tugas pengawasan.
“Saya telah memberitahukan semua jajaran saya untuk tersebar di seluruh wilayah Republik Indonesia. Mereka yang nanti akan libur juga ikut bekerja pada saat libur,” ungkap Pigai.
Bahkan, seluruh kantor wilayah Kementerian HAM turut diminta melakukan pemantauan dan pengendalian situasi selama Nataru.
“Situasi saat ini adalah situasi di mana iklimnya tidak pasti. Kita harus ikut ambil bagian untuk membantu dalam kondisi suasana iklim yang tidak pasti tersebut,” ujar dia.
Selain itu, Pigai juga menyebut perhatian Presiden terhadap sektor transportasi, termasuk harga tiket, harus turut dipantau oleh seluruh jajaran pemerintah, baik tingkat pusat maupun daerah.
“Beberapa atensi perhatian Presiden terkait dengan tiket dan lain juga harus bisa dipantau oleh siapapun yang digaji oleh uang negara,” ucap Pigai.
Tinggalkan Komentar
Komentar