Periskop.id - Pernah nonton film lalu kaget karena aktor favorit yang sudah lama meninggal tiba-tiba muncul lagi? Itulah salah satu kemajuan teknologi, adanya aktor yang hidup kembali lewat CGI.
Dengan teknologi visual canggih, wajah dan gerak aktor bisa diolah sedemikian rupa hingga tampak hidup di layar. Buat penonton, momen ini terasa bikin merinding sekaligus nostalgia, apalagi kalau aktornya punya peran ikonik di dunia film.
Daftar Aktor yang Hidup Kembali Lewat CGI
1. Peter Cushing (Rogue One)
Peter Cushing dikenal sebagai pemeran Grand Moff Tarkin dalam film Star Wars. Karakter ikonik ini awalnya hanya muncul di Star Wars: Episode IV – A New Hope yang dirilis pada 1977. Karena itu, banyak penggemar dibuat terkejut saat Tarkin kembali muncul di film Rogue One: A Star Wars Story (2016), yang merupakan film spin-off dari semesta Star Wars.
Faktanya, Peter Cushing telah meninggal dunia pada Agustus 1994. Untuk menghadirkan kembali sosok Grand Moff Tarkin, Lucasfilm menggunakan teknologi CGI dengan menempelkan wajah Peter Cushing ke aktor Guy Henry. Dalam proses syuting, Guy Henry berperan sebagai pemeran fisik sekaligus pengisi suara, sementara teknologi CGI digunakan untuk menampilkan wajah Cushing agar tetap mirip dengan versi aslinya.
2. Paul Walker (Furious 7)
Kematian Paul Walker akibat kecelakaan pada 30 November 2013 mengejutkan para penggemar Fast & Furious. Padahal, ia sudah dipastikan kembali memerankan Brian O’Conner di Furious 7 (2015), bahkan sempat menjalani proses syuting sejak September 2013.
Meski produksi sempat terhenti, Universal Pictures akhirnya melanjutkan film dengan melibatkan dua adik Paul Walker, Caleb dan Cody Walker. Dengan bantuan teknologi CGI, wajah Paul Walker ditampilkan pada adegan-adegan tertentu, hingga karakter Brian O’Conner diceritakan pensiun di akhir film sebagai bentuk penghormatan.
3. Carrie Fisher (Star Wars)
Carrie Fisher juga menjadi salah satu aktor Star Wars yang dihadirkan kembali lewat teknologi digital. Pemeran Leia Organa ini sempat mengejutkan penggemar saat kembali muncul di Star Wars: The Force Awakens (2015). Saat itu, Carrie Fisher memang direncanakan untuk tampil hingga film kedelapan dan kesembilan.
Sayangnya, Carrie Fisher meninggal dunia pada 2016 setelah menyelesaikan proses syuting Star Wars: The Last Jedi (2017). Untuk film Star Wars: The Rise of Skywalker (2019), Lucasfilm kembali menampilkan sosok Leia dengan bantuan CGI, memanfaatkan rekaman adegan Carrie Fisher yang sebelumnya tidak digunakan.
4. Oliver Reed (Gladiator)
Oliver Reed, aktor yang bermain dalam film Gladiator (2000), meninggal dunia saat proses syuting masih berlangsung. Ia mengalami serangan jantung ketika sedang beristirahat di lokasi syuting di Malta. Saat itu, Reed diketahui sempat pergi ke sebuah bar dan mengonsumsi alkohol sebelum akhirnya tiba-tiba tumbang.
Karena Oliver Reed belum menyelesaikan semua adegannya, tim produksi harus mencari cara agar film tetap bisa diselesaikan. Akhirnya, beberapa adegan karakter Proximo dibuat dengan bantuan teknologi CGI sehingga cerita Gladiator tetap berjalan tanpa perubahan besar.
5. Marlon Brando (Superman Returns)
Marlon Brando dikenal lewat perannya sebagai Jor-El, ayah kandung Superman, dalam film Superman (1978). Karena itu, kemunculan kembali karakter Jor-El di Superman Returns (2006) sempat menarik perhatian dan membuat banyak penonton bernostalgia.
Padahal, Marlon Brando sebenarnya telah meninggal dunia pada Juli 2004. Untuk menampilkan kembali sosok Jor-El, tim produksi Superman Returns menggunakan teknologi CGI dengan memanfaatkan rekaman adegan Brando di film Superman versi 1978 yang sebelumnya tidak digunakan, lalu menggabungkannya agar terlihat seperti penampilan baru.
6. Harold Ramis (Ghostbusters: Afterlife)
Film Ghostbusters (1989) dibintangi oleh Bill Murray, Dan Aykroyd, dan Ernie Hudson yang kembali tampil di Ghostbusters: Afterlife (2021). Namun, satu sosok penting yang tak bisa hadir secara langsung adalah Harold Ramis, pemeran Egon Spengler yang telah meninggal dunia pada 2014.
Untuk tetap menghadirkan karakter Egon, tim produksi menampilkannya sebagai sosok hantu tanpa dialog. Penampilan ini dibuat dengan bantuan teknologi CGI yang terinspirasi dari foto dan rekaman Harold Ramis di film Ghostbusters terdahulu, sebagai bentuk penghormatan untuk karakternya yang ikonik.
7. James Dean (Finding Jack)
James Dean dikenal sebagai aktor legendaris yang meninggal dunia akibat kecelakaan mobil pada 1955, saat usianya baru 24 tahun. Meski kariernya singkat, namanya tetap melekat sebagai ikon film era 1950-an. Karena itu, kabar kemunculannya kembali dalam film Finding Jack (2020) yang sempat menarik perhatian banyak orang.
Kehadiran James Dean di film tersebut dibuat oleh rumah produksi Independen Magic City Films yang telah mendapatkan izin dari keluarga sang aktor. Sosok Dean dihadirkan kembali menggunakan gabungan rekaman asli dan foto-fotonya, sementara dialognya diisi oleh aktor lain. Meski begitu, ide ini menuai kritik dari penggemar serta sejumlah aktor dan aktris Hollywood yang menilai langkah tersebut cukup kontroversial.
8. Roy Scheider (Iron Cross)
Roy Scheider diketahui meninggal dunia pada 10 Februari 2008, setelah menyelesaikan sebagian besar adegannya dalam film Iron Cross (2009). Kepergiannya tentu menjadi tantangan tersendiri bagi tim produksi karena masih ada satu adegan penting yang belum sempat ia jalani.
Agar film tetap bisa diselesaikan, tim produksi bekerja sama dengan penata rias Louis Lazzara. Mereka membuat topeng lateks yang menyerupai wajah Roy Scheider, lalu menggabungkannya dengan teknologi CGI. Cara ini digunakan untuk menyempurnakan adegan terakhir tanpa mengubah jalan cerita film.
9. Laurence Olivier (Sky Captain and the World of Tomorrow)
Film Sky Captain and the World of Tomorrow (2004) dibintangi oleh Jude Law, Gwyneth Paltrow, dan Angelina Jolie. Film ini dikenal sebagai salah satu film awal yang banyak menggunakan teknologi CGI, meski secara pendapatan tidak terlalu sukses.
Dengan teknologi yang terbilang canggih pada masanya, film ini berhasil menghadirkan kembali Laurence Olivier, aktor legendaris yang meninggal dunia pada Juli 1989. Dalam film tersebut, Olivier muncul sebagai tokoh antagonis. Tim produksi memanfaatkan berbagai rekaman lama Olivier, lalu memanipulasinya dengan CGI agar terlihat seperti tampil dalam adegan baru.
10. Brandon Lee (The Crow)
Tragedi menimpa Brandon Lee, pemeran utama film The Crow (1994), yang meninggal dunia saat proses syuting masih berlangsung. Ia tewas akibat kecelakaan fatal ketika tertembak pistol properti yang dikira tidak berisi peluru, akibat kelalaian di lokasi syuting.
Padahal, proses syuting film tersebut tinggal beberapa hari lagi selesai. Setelah mendapatkan izin dari keluarga Brandon Lee, produksi film dilanjutkan dengan menyesuaikan beberapa adegan. Untuk menyelesaikan sisa adegan, tim produksi menggunakan teknologi CGI dan bantuan aktor pengganti bernama Chad Stahelski agar film The Crow tetap bisa dirilis.
Tinggalkan Komentar
Komentar