periskop.id - Olahraga merupakan aktivitas penting untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh. Aktivitas fisik ini membantu tubuh tetap bugar dan tidak mudah terjaring penyakit. Bagi para pekerja, menyempatkan waktu untuk olahraga pagi sering kali menjadi tantangan tersendiri. Padatnya aktivitas kerja sepanjang hari membuat olahraga rutin sangat sulit dilakukan.

Dalam kondisi tersebut, olahraga di malam hari bisa menjadi solusi bagi mereka yang sibuk dari pagi. Terlebih setelah seharian bekerja, beban pikiran bisa menumpuk dan memicu stres. Olahraga sering dimanfaatkan sebagai cara untuk melepaskan penat sekaligus membantu memulihkan kondisi mental agar lebih sehat.

Lalu, apakah olahraga di malam hari benar-benar memberikan manfaat bagi tubuh? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Bolehkah Olahraga di Malam Hari?

Melansir dari situs Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), Ira Purnamasari, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya mengatakan bahwa olahraga di malam hari boleh dilakukan, tapi harus menentukan jenis olahraga yang tepat, terutama olahraga yang intensitas rendah atau sedang, seperti jalan santai, sepeda santai, berenang, yoga, dan peregangan.

Sementara itu, olahraga dengan intensitas tinggi, seperti lari cepat, angkat beban berat, sepak bola, tenis, dan jenis olahraga berat lainnya, tidak dianjurkan untuk dilakukan pada malam hari. Penyebabnya, aktivitas tersebut bisa memicu pelepasan hormon adrenalin secara berlebihan sehingga membuat detak jantung meningkat dan tubuh sulit kembali rileks.

Ia menekankan bahwa olahraga di malam hari sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan tubuh masing-masing serta mempertimbangkan riwayat penyakit yang dimiliki. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko yang tidak diinginkan, terutama bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun.

Dalam beberapa kasus, olahraga di malam hari berisiko memicu serangan jantung. Ira menjelaskan, hal ini bisa terjadi karena aktivitas fisik yang dilakukan secara berlebihan, terutama bagi mereka yang sebelumnya jarang berolahraga dan kurang melakukan pemanasan. Akibatnya, tubuh kaget dan belum siap menerima beban aktivitas tersebut.

Melansir dari situs Women’s Health, terdapat pandangan yang menyebut kalau olahraga di malam hari bisa menyebabkan seseorang kesulitan tidur. Jingyi Qian, sleep scientist di Mass General Brigham mengatakan, saat berolahraga, tubuh akan mengaktifkan sistem saraf simpatik, sistem saraf yang memicu respon lawan atau lari (fight or flight) ketika tubuh menghadapi stres, bahaya, atau aktivitas fisik yang berat. Selain itu, olahraga juga membuat suhu tubuh meningkat, jantung berdetak kencang, dan pernapasan bekerja keras. Dampaknya, tubuh terasa sulit untuk tidur.

Namun, bukan berarti olahraga malam tidak boleh dilakukan. Menurut Josh Leota, PhD, sleep & circadian scientist dari Monash University, Australia dalam studinya di Nature Communications menjelaskan bahwa olahraga dengan intensitas terlalu berat dan dalam waktu yang berdekatan dengan waktu tidur akan mengganggu kualitas tidur seseorang.

Ia menjelaskan, aktivitas fisik yang ringan dan sedang dalam waktu 1—2 jam sebelum tidur, tidak akan memengaruhi kualitas tidur seseorang. Sementara itu, jika olahraga dilakukan dengan intensitas yang tinggi dan dalam waktu yang dekat dengan waktu tidur, bisa mengakibatkan waktu tidur yang tertunda selama 36 menit dan mengurangi durasi tidur sebanyak 22 menit.

Kelebihan Olahraga di Malam Hari

Buat kamu yang sibuk selama seharian karena aktivitas kerja, olahraga di malam hari masih tetap bisa kamu lakukan untuk memenuhi kebutuhan fisik yang sehat. Justru bisa menawarkan manfaat. Berikut ini beberapa kelebihan olahraga di malam hari.

1. Meningkatkan Kualitas Tidur

Berdasarkan penjelasan di atas, kualitas tidur akan terganggu jika olahraga dilakukan dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang berdekatan dengan jam tidur. Namun, jika olahraga yang kamu lakukan ringan, justru tidak akan mengganggu kualitas tidurmu dan membuat kamu tidur lebih nyenyak. Hal ini disebabkan aktivitas fisik membuat tubuh lebih cepat merasa lelah sehingga mudah terlelap.

2. Membuat Pikiran Lebih Jernih

Bagi kamu yang merasakan penat setelah menjalani aktivitas bekerja seharian, olahraga malam bisa membantu pikiran kamu kembali jernih. Olahraga memicu pelepasan hormon endorfin, hormon penghilang rasa sakit dan meningkatkan perasaan senang setelah menjalani aktivitas tertentu. Akibatnya, suasana hati pun bisa lebih baik dan mengurangi stres sehingga otak bisa berpikir lebih jernih.

3. Membantu Mengurangi Kadar Gula dalam Darah

Olahraga di malam hari bisa memicu peningkatan hormon kortisol dan tirotropin. Peningkatan kedua hormon ini berperan dalam membantu menurunkan kadar gula darah sehingga berpotensi mengurangi risiko diabetes.