Periskop.id - Media kenamaan BBC baru saja merilis daftar prestisius berisi 20 lokasi yang dinobatkan sebagai destinasi terbaik untuk dikunjungi pada tahun 2026.
Dalam daftar tersebut, wilayah Asia menunjukkan taringnya dengan menyumbangkan empat lokasi ikonik yang menawarkan perpaduan antara kemewahan budaya, kebangkitan komunitas, hingga pelestarian alam yang luar biasa.
Salah satu yang menjadi kebanggaan nasional adalah masuknya Pulau Komodo sebagai representasi keajaiban alam Indonesia di kancah global.
Pemilihan destinasi ini didasarkan pada berbagai indikator, mulai dari pengembangan infrastruktur baru, upaya pemulihan pascabencana, hingga inovasi dalam pariwisata berkelanjutan.
Tahun 2026 diprediksi akan menjadi momentum bagi para pelancong dunia untuk mencari pengalaman yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat lokal.
Abu Dhabi, UEA
Ibu kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi, menempati posisi kuat dalam jajaran ini berkat ambisi besarnya di sektor budaya dan hiburan.
Salah satu daya tarik utamanya adalah TeamLab Phenomena, museum seni digital terbesar di dunia yang baru saja dibuka.
Tak hanya itu, Zayed National Museum hadir untuk memberikan gambaran mendalam tentang visi bapak pendiri negara, mendiang Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, serta sejarah tradisi penyelaman mutiara yang legendaris.
Kejutan arsitektur lainnya datang dari Natural History Museum Abu Dhabi yang memiliki desain unik menyerupai susunan kubus gula raksasa.
Namun, yang paling dinantikan adalah Guggenheim Abu Dhabi, sebuah galeri seni modern raksasa yang diproyeksikan menjadi yang terbesar di dunia dengan biaya pembangunan mencapai US$1 miliar.
Di sisi lain, Pulau Yas terus memperkuat posisinya sebagai surga hiburan melalui ekspansi Warner Bros yang membangun area hiburan World dengan wahana Harry Potter.
Selain itu, pulau ini juga rencananya akan dibangun Disneyland pertama di Timur Tengah.
Ishikawa, Jepang
Beralih ke Jepang, Prefektur Ishikawa hadir sebagai destinasi yang sarat makna emosional. Setelah dihantam gempa bumi pada awal 2024, kawasan ini kini mengajak wisatawan untuk kembali berkunjung sebagai bentuk dukungan nyata bagi pemulihan ekonomi dan kehidupan masyarakat setempat.
Gerbang utama pariwisata Ishikawa tetap berada di Kota Kanazawa. Di kota ini, pengunjung dapat menikmati keindahan taman Kenrokuen yang tersohor sekaligus menyusuri bengkel bengkel kerajinan tradisional, mulai dari daun emas hingga sutra Kaga Yuzen, yang masih dilestarikan hingga kini.
Semakin ke utara, dampak kehadiran wisatawan terasa semakin signifikan, terutama di Semenanjung Noto yang terdampak gempa paling parah. Wisatawan dapat menginap di penginapan rumah tani dan ikut terlibat dalam aktivitas musiman seperti menanam padi di sawah terasering Shiroyone Senmaida yang telah berusia ratusan tahun, dengan hasil langsung menopang kehidupan keluarga setempat.
Kebangkitan perlahan juga terlihat pada industri sake peraih penghargaan yang dikelola para perajin legendaris atau toji. Berkat dukungan dari sektor pariwisata dan berbagai inisiatif penggalangan dana, banyak kilang sake mulai kembali beroperasi.
Lebih jauh, melalui pilihan sederhana seperti membeli kerajinan pernis Wajima nuri atau bersantap di restoran lokal yang kembali buka, wisatawan tidak hanya berkunjung, tetapi juga turut menjaga tradisi dan identitas unik Prefektur Ishikawa agar tetap hidup.
Pulau Komodo, Indonesia
Indonesia patut berbangga karena Pulau Komodo terpilih sebagai salah satu destinasi wisata terbaik dunia untuk dikunjungi pada 2026. Momentum ini bertepatan dengan ulang tahun ke 45 Taman Nasional Komodo, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO yang legendaris.
Pada tahun tersebut, pemerintah Indonesia akan meluncurkan program konservasi baru dan sistem pengelolaan pengunjung yang lebih ketat guna melindungi populasi liar terakhir komodo serta ekosistem terumbu karang yang kian rapuh.
Akses menuju gerbang wisata Labuan Bajo kini semakin mudah dengan adanya penerbangan langsung dari hub internasional seperti Singapura dan Kuala Lumpur.
Wisatawan juga dapat memilih berbagai cara untuk mengeksplorasi perairan biru Flores, mulai dari menggunakan kapal harian, menginap di resor ramah lingkungan, hingga berlayar dengan kapal tradisional Phinisi.
Sistem perizinan yang disiplin dan pendakian yang dipandu oleh petugas memastikan bahwa setiap kunjungan memberikan kontribusi finansial bagi komunitas lokal serta upaya pelestarian habitat satwa purba ini.
Phnom Penh, Kamboja
Menutup daftar unggulan di Asia, Phnom Penh muncul dengan kepercayaan diri tinggi melalui pembukaan Bandara Internasional Techo yang futuristik. Proyek infrastruktur terbesar di Kamboja ini diprediksi akan meningkatkan arus wisatawan dari berbagai penjuru dunia secara signifikan pada 2026.
Ibu kota ini kini bertransformasi menjadi kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, jauh berbeda dari kondisinya satu dekade lalu.
Inovasi perkotaan terlihat dari hadirnya Chaktomuk Walk Street, sebuah kawasan tepi sungai khusus pejalan kaki yang menjadi pusat festival kuliner dan musik setiap akhir pekan.
Warisan arsitek legendaris Vann Molyvann juga dihidupkan kembali melalui restorasi bangunan modernis yang kini difungsikan sebagai kafe dan museum desain oleh para kreator muda.
Gerakan kebudayaan dari generasi muda Kamboja juga melahirkan gelombang baru butik berkelanjutan dan kedai kopi lintas budaya yang menawarkan minuman berbahan tanaman lokal, memberikan pengalaman otentik yang segar bagi para pengunjung.
Tinggalkan Komentar
Komentar