periskop.id - Di tengah agenda kenegaraan yang padat di Paris, Prancis, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri memberikan kejutan manis berupa ucapan selamat ulang tahun ke-67 untuk Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih akrab disapa Titiek Soeharto.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Presiden Prabowo menyampaikan doa tulus meski dirinya sedang berada ribuan kilometer dari Tanah Air untuk bertemu Presiden Emmanuel Macron.

"Kepada Mbak Titiek, saya ucapkan selamat hari ulang tahun. Semoga tahun ini membawa kebaikan bagi Mbak Titiek dan kita semua. Sekali lagi, happy birthday, panjang umur, semoga Yang Maha Kuasa selalu menyertai," tutur Prabowo dalam video tersebut.

Profil dan Masa Muda Titiek Soeharto

Lahir di Semarang pada 14 April 1959, Titiek Soeharto merupakan anak keempat dari Presiden ke-2 RI, Soeharto, dan Ibu Tien. Meski tumbuh sebagai putri jenderal yang kemudian menjadi orang nomor satu di Indonesia, Titiek dikenal sebagai pribadi yang sangat mementingkan pendidikan.

Ia menempuh studi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI). Fakta menarik terungkap dalam biografi Soemitro Djojohadikusumo yang tak lain adalah dosennya di UI sekaligus calon mertuanya kala itu. Soemitro mengenang Titiek sebagai mahasiswi yang senang duduk di barisan belakang kelas. Namun, kegigihannya terbukti saat ia berhasil meraih gelar sarjana pada 1985, menjadi anak pertama di keluarga Soeharto yang menuntaskan pendidikan tinggi.

Hubungan Keluarga dan Didit Prabowo

Kehidupan pribadi Titiek selalu menjadi sorotan publik, terutama hubungannya dengan Prabowo Subianto yang ia nikahi pada 1983. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putra semata wayang, Ragowo Hediprasetyo atau Didit Prabowo.

Meski keduanya memutuskan berpisah pada tahun 1998 di tengah gejolak politik Tanah Air, hubungan Titiek dan Prabowo tetap terjalin sangat harmonis. Keduanya kompak mendukung karier Didit yang kini sukses menjadi desainer internasional. Kedewasaan sikap mereka dalam mendampingi sang putra sering kali menuai pujian dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Ketua Komisi IV DPR dan Visi Pangan

Kini, di usianya yang ke-67, Titiek Soeharto tidak lagi sekadar dikenal sebagai Putri Cendana. Ia telah mengukir prestasi mandiri sebagai politikus tangguh. Menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPR RI periode 2024–2029, Titiek memegang peranan kunci dalam mengawasi sektor  pertanian, perikanan, kelautan, pangan, dan kehutanan.

Sebagai Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto kini tengah berfokus menghidupkan kembali cita-cita swasembada pangan melalui strategi modern yang adaptif. Ia tidak hanya memperjuangkan kedaulatan pangan, tetapi juga konsisten mengawal kebijakan ramah lingkungan demi mendorong kemandirian petani di seluruh Indonesia.

Eksistensinya di dunia politik membuktikan bahwa ia bekerja melampaui nama besar keluarganya. Berkat kontribusi nyata tersebut, ia dianugerahi penghargaan Wonder Mom Awards 2025 dengan predikat Excellent Mom in Agricultural and Environmental Sustainability Leadership. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kepemimpinan luar biasa dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan kelestarian alam.