periskop.id - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) berencana mengalihkan sebagian saham hasil pembelian kembali (buyback) untuk program kepemilikan saham bagi manajemen dan karyawan atau ESOP/MSOP.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mengoptimalkan pemanfaatan saham treasuri sekaligus memperkuat keterlibatan internal perusahaan. Dengan adanya program ini, ASLC berharap dapat menciptakan keselarasan kepentingan antara manajemen, karyawan, dan pemegang saham.
Sebelumnya, ASLC telah memperoleh persetujuan pemegang saham pada 17 Juni 2025 untuk melakukan buyback saham dengan alokasi dana maksimal Rp50 miliar. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga saham serta meningkatkan nilai bagi pemegang saham.
Hingga saat ini, perseroan telah merealisasikan pembelian kembali sebanyak 43.216.200 lembar saham yang kini tercatat sebagai saham treasuri. Saham tersebut menjadi sumber utama yang akan digunakan dalam pelaksanaan program ESOP dan MSOP.
Dari total saham treasuri tersebut, ASLC berencana mengalihkan sebanyak 12.987.013 lembar saham untuk program kepemilikan saham. Program ini terdiri dari dua skema, yaitu Employee Stock Option Program (ESOP) untuk karyawan perseroan dan/atau entitas anak, serta Management Stock Option Program (MSOP) bagi Direksi dan Dewan Komisaris.
“Program ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, loyalitas, serta kinerja karyawan dan manajemen. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap perusahaan sehingga mendorong pencapaian kinerja jangka panjang yang lebih baik,” ungkap manajemen PT Autopedia Sukses Lestari Tbk dalam keterbukaan informasi Bursa, Rabu (15/4).
Adapun peserta yang berhak mengikuti program ini harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain masih aktif bekerja atau menjabat di perseroan pada saat pendistribusian saham, serta tidak sedang menjalani sanksi disiplin maupun pidana. Sementara itu, Komisaris Independen tidak termasuk dalam kategori penerima program.
Rencana pengalihan saham tersebut akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan pada 19 Mei 2026.
Pengalihan saham treasuri melalui program ESOP/MSOP ini akan dilakukan paling lambat tiga tahun setelah periode buyback 2025 berakhir atau tiga tahun sejak persetujuan RUPS diperoleh. Sementara itu, harga pelaksanaan serta jumlah pembayaran oleh peserta akan ditentukan oleh Direksi setelah berkonsultasi dengan Dewan Komisaris.
Tinggalkan Komentar
Komentar