periskop.id - Kabar mengejutkan datang dari industri hiburan Korea Selatan. Bagi para ENGENE (sebutan penggemar ENHYPEN) yang bertanya-tanya mengenai rumor yang beredar, jawabannya kini telah dikonfirmasi secara resmi. Lee Heeseung, salah satu pilar utama grup, dipastikan berpisah dengan ENHYPEN.
Keputusan besar ini diumumkan langsung oleh agensi mereka, BELIFT LAB, melalui pernyataan resmi pada Selasa (10/03). Perpisahan ini tentu meninggalkan kesan mendalam, mengingat peran besar Heeseung sejak awal terbentuknya grup.
Berdasarkan keterangan pihak agensi, keputusan ini tidak diambil secara mendadak. Kabar Heeseung keluar dari ENHYPEN merupakan hasil diskusi mendalam dan panjang antara pihak perusahaan serta seluruh anggota grup.
Poin utama dari perpisahan ini adalah penghormatan terhadap visi musikal dan ambisi pribadi sang artis. BELIFT LAB menjelaskan bahwa seiring berjalannya waktu, Heeseung memiliki arah artistik yang berbeda dengan konsep grup. Demi mendukung potensi maksimalnya sebagai musisi, jalan sebagai solois dianggap sebagai pilihan terbaik.
Meski sudah tidak lagi menjadi bagian dari ENHYPEN, para penggemar tidak perlu merasa kehilangan sepenuhnya. Heeseung dipastikan tetap bernaung di bawah manajemen BELIFT LAB. Saat ini, ia tengah fokus mempersiapkan album solo perdananya yang sangat dinantikan.
Langkah ini diambil agar Heeseung dapat mengeksplorasi warna musiknya sendiri secara lebih spesifik. Agensi pun meminta pengertian dari para penggemar atas keputusan sulit ini, demi masa depan karier Heeseung maupun ENHYPEN.
Masa Depan ENHYPEN dengan Formasi 6 Member
Dengan keluarnya sosok yang dikenal sebagai Ace grup ini, ENHYPEN akan terus melanjutkan aktivitas mereka dengan enam anggota yang tersisa. Mari kita simak kembali profil singkat para member yang siap membawa era baru bagi ENHYPEN:
- Jungwon: Leader ENHYPEN dan mantan atlet taekwondo selama tujuh tahun. Meraih peringkat pertama di I-LAND, ia sangat mengidolakan Jungkook BTS dan memiliki masa trainee 16 bulan.
- Jay: Member asal Seattle, Amerika Serikat, yang merupakan anak CEO. Dikenal dengan julukan Angry Bird, ia mahir bermain gitar dan menjadi trainee selama 2 tahun 11 bulan.
- Jake: Berasal dari Australia, Jake adalah pemain biola berbakat dan mantan striker sepak bola. Ia menjalani masa trainee selama 9 bulan sebelum akhirnya berhasil debut.
- Sunghoon: Dijuluki Ice Prince, Sunghoon adalah mantan atlet figure skating berprestasi tingkat internasional. Ia awalnya menjadi trainee selama 2 tahun untuk meningkatkan kemampuan menari demi hobi atletiknya.
- Sunoo: Dikenal menyukai makanan pedas. Mantan ketua OSIS ini memiliki masa trainee 10 bulan dan sering mengibaratkan dirinya sebagai seekor rubah gurun.
- Ni-ki: Maknae asal Jepang yang sudah menari sejak usia 3 tahun. Pernah menjadi penari latar SHINee, ia dijuluki "Little Michael Jackson" karena kemampuan menarinya yang luar biasa.
Sebagai pengingat, ENHYPEN pertama kali menyapa dunia pada 30 November 2020 lewat album Border: Day One. Grup ini lahir dari ajang survival I-LAND, di mana Heeseung berhasil menempati posisi kelima. Selama bertahun-tahun, mereka telah merilis deretan lagu hit seperti FEVER, Given-Taken, hingga Polaroid Love.
Keluarnya Heeseung memang menjadi babak baru yang cukup berat. Namun, dukungan penuh dari ENGENE diharapkan tetap mengalir, baik untuk langkah baru Heeseung sebagai solois maupun kelanjutan karier ENHYPEN dengan formasi barunya.
Tinggalkan Komentar
Komentar