‎Periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa keterlibatan BPI Danantara dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bukan sebagai pengambil kebijakan, melainkan sebagai pihak yang diundang untuk memberikan masukan.

‎"Posisi Danantara pada rapatnya ini sebagai undangan. Jadi kita juga kan regulator semuanya rapat antaregulator aja," ucap Purbaya dalam konferensi pers, Jakarta, Selasa (28/7). 

Menurut Purbaya, kehadiran Danantara dinilai penting untuk memberikan perspektif langsung dari pelaku pengelola investasi berskala besar. Sehingga, pihaknya bisa mendapatkan informasi lebih konkret untuk memastikan kebijakan yang lebih tepat sasaran. 

‎"Kadang-kadang kami ingin mendengar masukan langsung dari pelaku bisnisnya, yang me-manage bisnis yang besar itu. Danantara memberikan masukan yang cukup positif pada rapat sore hari ini. Artinya kita bisa dapet informasi yang lebih untuk memastikan kebijakan kita lebih tepat sasaran ke depannya," jelasnya. 

Bendahara negara itu mengatakan, rapat koordinasi KSSK yang baru saja selesai berlangsung secara dinamis. Dalam pertemuan tersebut, CEO Danantara  Rosan Roeslani dan COO Danantara, Donny Oskaria turut hadir mewakili lembaga tersebut.

‎Meski demikian, Purbaya belum membeberkan hasil keputusan rapat tersebut. Menurutnya, rincian kebijakan akan disampaikan pada konferensi pers KSSK yang dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang.

‎‎"Kalau putusan detailnya nanti kita akan ketemu hari Senin. Di sini yang ceritakan rapat berlangsung dinamis, dan semua setuju untuk berkoordinasi, bekerja lebih keras dan memastikan bahwa kebijakan yang dikeluarkan di seluruh sektor ekonomi kita selaras dan akan bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik ke depan," tutup Purbaya. 

Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani menuturkan, Presiden Prabowo mengarahkan agar Danantara dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan KSSK. Tujuannya, kebijakan yang dihasilkan tidak hanya mempertimbangkan aspek fiskal dan moneter, tetapi juga dampaknya terhadap dunia usaha dan perekonomian secara menyeluruh.

"Nanti KSSK ini diminta juga untuk melibatkan Danantara dalam pengambilan setiap keputusannya, supaya mempunyai dampak juga langsung ke perekonomian dan usaha, tidak hanya dari sisi fiskal dan moneter saja," ujar Rosan.