periskop.id - Menteri Pertanian Amran Sulaiman memastikan pasokan pangan untuk daerah terdampak banjir tetap aman. Badan Urusan Logistik (Bulog), melalui koordinasi dengan Bapanas, telah menyiapkan bantuan pangan untuk wilayah yang terdampak di Sumatera dan Aceh.
"Ini saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, ada bencana banjir. Pemerintah akan mengirim bantuan," ujar Amran dalam konferensi pers di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jumat (28/11).
Ia merinci bantuan untuk Aceh berupa 10.614.640 kilogram beras dan 2.122.728 liter minyak goreng. Sumatera Utara mendapat alokasi 16.893.920 kilogram beras dan 3.378.784 liter minyak goreng.
Sementara Sumatera Barat menerima 6.794.960 kilogram beras serta 1.358.992 liter minyak goreng. Setiap keluarga terdampak akan memperoleh 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.
Amran meyakini ketersediaan pangan tetap aman meski banjir melanda sejumlah wilayah. Cadangan beras di daerah tersebut dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Aceh, misalnya, memiliki surplus beras 871.000 ton dan pemerintah siap menyalurkan 10.000 ton untuk bantuan darurat. Sumatera Utara juga dalam kondisi surplus.
"Makanya kita ada cadangan, cadangan kita sangat kuat. Di sana kita ada beras di Aceh, Aceh itu surplus 871.000 ton beras, keluarkan 10.000. Kemudian Sumatera Utara, kita juga surplus, cukup besar," kata Amran.
Pemerintah juga menekankan pentingnya distribusi yang cepat dan tepat sasaran. Tim Satgas, TNI, dan Bulog telah dikerahkan untuk mengawasi penyaluran bantuan agar sampai ke keluarga terdampak tanpa hambatan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk merespons bencana sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.
"Dengan strategi cadangan yang matang dan pengawasan distribusi yang ketat, pemerintah berharap warga terdampak banjir dapat menerima bantuan secara adil dan tepat waktu, sehingga kebutuhan pangan dasar mereka tetap terpenuhi dalam situasi darurat," pungkas Amran
Tinggalkan Komentar
Komentar