periskop.id - Menteri Pertanian melantik secara resmi sejumlah pejabat baru di jajaran Dirjen dan pejabat eselon Kementerian Pertanian pada Jumat (28/11) di kantor pusat Kementan, Jakarta Selatan.
Dalam momentum tersebut, Amran memberi sejumlah catatan kepada pejabat yang baru dilantik. Dia berpesan tegas kepada para pejabat agar tidak melakukan korupsi, bekerja keras, dan menjaga kehormatan keluarga.
"Integritas pejabat sangat penting karena setiap tindakan mereka akan mencerminkan nama baik keluarga dan negara," tutur Amran di kantor Kementan, Jumat (28/11).
Selain itu, Amran menyoroti adanya penyelewengan bantuan alat pertanian oleh oknum tertentu. Antara lain seperti traktor, benih, dan bibit, yang seharusnya gratis untuk petani. Ia menegaskan tindakan pemerasan terhadap petani tidak dapat ditoleransi.
Pemerintah sendiri telah memproses 504 kasus penyalahgunaan bantuan di berbagai daerah. Termasuk 99 kasus terkait alat mesin pertanian.
"Para pelaku, baik dari internal kementerian maupun pihak luar, akan segera ditindak tegas, termasuk pemecatan dan koordinasi dengan aparat penegak hukum," tegas Amran.
Amran juga menekankan pentingnya transparansi dalam pelaporan di setiap kegiatan daerah. Setiap staf yang turun ke lapangan wajib membawa identitas resmi agar pengawasan lebih mudah.
Dalam pesan akhirnya, Amran mengingatkan bahwa pekerjaan di kementerian harus dilakukan dengan kesabaran tinggi, kesungguhan, dan dedikasi demi kepentingan negara.
"Karena hasil kerja keras tidak selalu terlihat secara langsung oleh publik, namun tetap penting bagi kesejahteraan rakyat," tutup Amran.
Tinggalkan Komentar
Komentar