Yassierli Resmikan MagangHub Batch II, 41 Ribu Peserta Lolos Seleksi
Kemnaker resmikan MagangHub angkatan 2 batch II dengan 41 ribu peserta lolos seleksi, melengkapi 46 ribu peserta batch I.

Periskop.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai program pemagangan nasional angkatan kedua batch II. Sebanyak 41 ribu peserta dinyatakan layak mengikuti program MagangHub tersebut.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebutkan, jumlah pendaftar yang masuk ke laman Kemnaker sempat mencapai ratusan ribu orang. Namun setelah proses seleksi dan pencocokan data lulusan perguruan tinggi, hanya 41 ribu orang yang dinyatakan memenuhi syarat.
"Kalau yang mendaftar banyak ya, tapi yang eligible berdasarkan data yang kita cross check lulusan satu tahun terakhir dari kementerian Dikti Saintek 350 ribu, kira-kira," kata Yassierli dalam Kick Off Magang Nasional Angkatan 2 Batch II di Gedung Vokasi Kemnaker, Jakarta, Rabu (23/9).
Jumlah 41 ribu peserta batch II ini melengkapi capaian batch I yang sudah dimulai sebulan sebelumnya. Kemnaker saat itu berhasil menjaring sekitar 46 ribu peserta, sehingga total peserta Magang Nasional Angkatan 2 kini mencapai 87 ribu orang.
"Sesudah proses seleksi macam-macam akhirnya yang kita tetapkan sebagai peserta magang batch 2 tahun angkatan yang kedua ini 41 ribu orang, jadi 41 ribu ditambah batch pertama 46 ribu," jelas Yassierli.
Pemerintah sendiri menyiapkan kuota sebanyak 150 ribu orang untuk Magang Nasional Angkatan 2 ini. Artinya, masih tersedia 63 ribu peluang lagi yang bisa diakses para fresh graduate, dan sisa kuota tersebut rencananya akan dipenuhi pada batch III mendatang, menurut Yassierli.
Program Magang Nasional (MagangHub) Tahun 2026 Tahap 2 sebelumnya resmi dibuka Kemnaker pada Senin, 21 September 2026. Program ini dirancang untuk menjembatani para lulusan baru perguruan tinggi agar lebih siap menembus industri kerja profesional.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah menekankan pentingnya pembekalan praktis bagi lulusan muda sebelum benar-benar terjun ke lapangan.
"Melalui proses pemagangan yang tepat, peserta dapat mengembangkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja," kata Darmawansyah di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (21/9).
Ia menambahkan, keterlibatan dalam program ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk menyelaraskan teori akademis dengan kebutuhan nyata di lapangan kerja.
"Kami berharap program pemagangan dapat menjadi ruang bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja yang relevan dengan kompetensi yang dimiliki," ujar Darmawansyah.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Maganghub, dan Magang Nasional dengan mengeklik tautan.

Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.