Periskop.id - Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI akan menambah 1.300 petak makam di tempat pemakaman umum (TPU) Menteng Pulo 2, Tebet, Jakarta Selatan. Hal ini dipastikan usai seluruh warga yang menempati sekitar lahan pemakaman direlokasi ke rumah susun (rusun).
"Untuk makam kurang lebih 4.000 meter persegi (M2) akan ditata lagi, dibuat kavling-kavling oleh Pak Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI nanti. Kurang lebih bisa dibuat 1.300 makam," kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar di TPU Menteng Pulo 2 Jakarta, Selasa (2/12).
Saat ini, lanjut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tengah mengalami krisis lahan sehingga membutuhkan banyak makam bagi yang membutuhkan. Diharapkan dengan adanya relokasi, warga TPU Menteng Pulo 2 ke tempat yang lebih layak yakni Rusun Jagakarsa dan Rawa Bebek mampu menangani krisis serta mengembalikan fungsi lahan makam.
"Karena dihitung-hitungan Pak Kadis per hari bisa 100 makam yang dibutuhkan di Jakarta," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Fajar Sauri menambahkan, pihaknya memberikan batas waktu sampai Kamis (4/12) kepada warga untuk segera berkemas menuju rusun yang sudah disediakan.
"Tadi Pak Wali dan kita sudah kompak, tanggal 4 Desember kita harus clear, kita bongkar semuanya biar bersih," ucap Fajar.
Diharapkan pembukaan petak makam baru ini dapat mengatasi masalah krisis lahan makam di DKI Jakarta. Asal tahu saja, saat ini hanya tersedia sembilan TPU yang dapat melayani pemakaman baru.
Sementara, 69 TPU yang tersebar di wilayah DKI Jakarta sudah penuh atau tak bisa menampung jenazah baru, hanya melayani pemakaman dengan sistem tumpang jenazah.
Saat ini, Jakarta masih memiliki ketersediaan lahan sebanyak 118.348 petak makam. Apabila pelayanan rata-rata 100 jenazah per hari, maka ada 11 lahan pemakaman yang masih tersedia hingga tiga tahun ke depan.
Adapun 11 TPU tersebut meliputi TPU Rawa Terate, Jakarta Timur; TPU Cipayung, Jakarta Timur; TPU Cilangkap, Jakarta Timur; TPU Bambu Apus, Jakarta Timur; TPU Rorotan, Jakarta Utara; TPU Cipinang Besar, Jakarta Timur; TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan; TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan; TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan; dan TPU Tegal Alur, Jakarta Barat. Selain itu, ada juga TPU Pengadungan, Jakarta Barat seluas 65 hektare yang masih perlu dilakukan pengerukan atau pematangan lahan.
Relokasi ke Rusun Jagakarsa
Terkait dengan relokasi warga, Pemkot Jaksel mencatat sebanyak 105 kepala keluarga (KK) yang tinggal di tempat pemakaman umum (TPU) Menteng Pulo 2, Tebet, setuju untuk relokasi ke Rusun Jagakarsa.
"Menteng Pulo ada 105 KK, hari ini kita pindahkan atau relokasi ke Rusun Jagakarsa ya, sedang berjalan," kata Anwar.
Anwar mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan hasil Rapat Pimpinan (Rapim) bersama Gubernur DKI Pramono Anung dalam penataan ulang makam-makam di Jakarta. Dia mengaku sudah melakukan sosialisasi secara persuasif dan warga itu secara sukarela membereskan barang-barangnya untuk direlokasi.
"Untuk sisa yang masih belum relokasi kita kasih waktu sampai 4 Desember, tanggal 5 Desember kita akan bongkar," ucapnya.
Bagi warga yang tidak setuju dengan adanya relokasi, maka pihaknya menghargai keputusan tersebut. Namun, ia mengingatkan, lahan makam TPU Menteng Pulo merupakan aset pemerintah yang harus dikembalikan fungsinya.
Fajar Sauri menjelaskan, TPU Menteng Pulo 2 memiliki luas sisa 5.000 meter persegi (M2) yang disalahgunakan sebagai tempat permukiman warga. Oleh karena itu, pihaknya bersama jajaran melakukan relokasi sebagai upaya pengembalian fungsi lahan dan makam.
"Kurang lebih 134 KK sekarang lagi proses pengosongan. Nanti akan diungsikan ke rumah susun dan sebagian ada yang dipulangkan ke kampung," ucap Fajar.
Diketahui, terdapat 124 KK yang menempati lahan TPU Menteng Pulo II, dengan rincian 81 KK berada di RT 11/13 dan 43 KK ada di RT 09/10. Pada Selasa pagi pukul 07.53 WIB, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dan jajaran mengerahkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk membantu memindahkan barang warga TPU Menteng Pulo 2.
Pemkot Jaksel sendiri memastikan akan menggratiskan sewa Rusun Jagakarsa bagi warga yang mau direlokasi dari tempat pemakaman umum (TPU) Menteng Pulo 2, Tebet.
"Sementara selama tiga bulan gratis, nanti kita upayakan lagi, syukur-syukur bisa ditambah. Karena kan mereka adaptasi, dari sini ke tempat yang lebih baik lagi," kata Anwar.
Anwar mengatakan, terhitung Selasa ini menjadi hari pertama pemindahan para warga untuk relokasi ke rusun yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Pada Kamis (4/12) akan ada penyerahan kunci rusun kepada warga terdampak relokasi.
Sedangkan, Jumat (5/12) diharapkan lahan makam yang disalahgunakan sebagai pemukiman sudah diratakan. "Hari Kamis nanti kita harus serah terima kunci di sana semuanya," ucapnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar