periskop.id - Harga aset kripto teratas masih terpantau bergerak di zona merah pada perdagangan pagi ini, Kamis 5 Februari 2026. Berdasarkan data dari CoinMarketCap sekitar pukul 07.27 WIB, hampir seluruh koin utama mengalami koreksi lanjutan dalam 24 jam terakhir, yang memperparah tren penurunan mingguan.
Bitcoin (BTC) tercatat turun 3,76% dalam 24 jam terakhir ke level US$72.975,81 atau setara Rp1,22 miliar (asumsi kurs Rp16.807 per dolar AS). Secara mingguan, performa BTC masih sangat tertekan dengan koreksi mencapai 17,99%.
Sementara itu, Ethereum (ETH) melemah 4,06% dalam 24 jam ke posisi US$2.152,94 atau sekitar Rp36,18 juta, dengan penurunan mingguan yang jauh lebih tajam yakni 28,31%.
Untuk stablecoin, Tether (USDT) sedikit bergerak di level US$0,9976 atau Rp16.766, sedangkan USD Coin (USDC) berada di US$0,9999 atau Rp16.806.
Di sisi lain, BNB mengalami penurunan cukup dalam sebesar 7,50% ke harga US$696,69 atau sekitar Rp11,70 juta, disusul XRP yang melemah 4,26% ke level US$1,50 atau Rp25.210.
Solana (SOL) juga terpangkas 5,84% ke harga US$92,15 atau Rp1,54 juta, sementara TRON (TRX) terkoreksi tipis 1,24% ke US$0,2828 atau Rp4.753. Dogecoin (DOGE) turut melemah 2,20% ke level US$0,1035 atau Rp1.739.
Di tengah tren merah ini, Bitcoin Cash (BCH) menjadi satu-satunya yang bergerak positif dengan kenaikan tipis 0,58% ke posisi US$530,77 atau Rp8,92 juta. BCH Bahkan menggeser posisi Cardano (ADA) dengan bertengger di jajaran 10 kripto teratas hari ini.
Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global menyusut menjadi US$2,47 triliun, turun 3,53% dalam 24 jam. Kondisi pasar saat ini sedang dalam fase ketakutan yang sangat tinggi, terlihat dari indeks Fear & Greed yang anjlok ke level 11 (Extreme Fear), mencerminkan kepanikan luar biasa di kalangan pelaku pasar.
Tinggalkan Komentar
Komentar