periskop.id - Harga aset kripto teratas semakin terperosok jauh di zona merah pada perdagangan pagi ini, Jumat 6 Februari 2026. Berdasarkan data dari CoinMarketCap pukul 08.00 WIB, seluruh koin utama mengalami koreksi tajam dalam 24 jam terakhir yang memperparah tren penurunan mingguan dan memicu kepanikan massal di pasar.

Bitcoin (BTC) mencatatkan penurunan drastis sebesar 12,28% dalam 24 jam terakhir ke level US$63.783,11 atau setara Rp1,08 miliar (asumsi kurs Rp16.880,85 dolar AS), dengan akumulasi koreksi mingguan mencapai 24,01%.

Sementara itu, Ethereum (ETH) melemah lebih dalam sebesar 12,52% dalam 24 jam ke posisi US$1.878,15 atau sekitar Rp31,7 juta, di mana penurunan dalam 7 hari terakhir tercatat jauh lebih tajam yakni sebesar 32,89%.

Untuk stablecoin, Tether (USDT) berada di level US$0,9987 atau Rp16.858, sedangkan USD Coin (USDC) bertahan stabil di posisi US$0,9999 atau Rp16.879.

Penurunan tajam juga dialami oleh aset utama lainnya. BNB turun 11,47% dalam 24 jam terakhir ke harga US$614,91 atau sekitar Rp10.379.805, disusul XRP yang anjlok signifikan sebesar 18,10% dalam 24 jam ke level US$1,21 atau Rp20.425.

Solana (SOL) turut terpangkas 17,21% dalam 24 jam terakhir ke harga US$75,81 atau Rp1.279.737, dengan performa mingguan yang merosot hingga 33,52%. TRON (TRX) terkoreksi ke level US$0,2693 atau Rp4.545 dengan penurunan mingguan 10,75%.

Dogecoin (DOGE) melemah 15,25% dalam 24 jam ke posisi US$0,08765 atau Rp1.479, yang memperpanjang tren koreksi mingguan sebesar 32,71%.

Bitcoin Cash (BCH), yang sebelumnya sempat bergerak positif, kini ikut terseret arus bearish dengan koreksi 15,36% dalam 24 jam terakhir ke posisi US$451,53 atau Rp7.622.211. Secara mingguan, BCH mencatatkan penurunan 16,87%, meskipun tetap mampu mempertahankan posisinya di jajaran 10 besar aset kripto teratas.

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global menyusut tajam menjadi US$2,19 triliun, turun 11,32% hanya dalam 24 jam. Kondisi pasar saat ini berada dalam fase ketakutan yang luar biasa, di mana indeks Fear & Greed anjlok ke level 5 (Extreme Fear), mencerminkan kepanikan total yang diperparah dengan status Bitcoin yang mencapai kondisi paling oversold sejak tahun 2023.