periskop.id - Pemerintah menargetkan untuk memodernisasi dan memperkuat ekonomi 1.100 desa pesisir di seluruh Indonesia secara bertahap hingga tahun 2027. Upaya ini diwujudkan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menjelaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
"Program ini langsung digagas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Karena itu, kita harus memastikan program ini berjalan baik dan memberi manfaat nyata," kata Trenggono dalam keterangan resminya, yang dilansir dari Antara, Kamis (28/8).
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan melengkapi desa-desa ini dengan berbagai fasilitas, mulai dari dermaga, pasar ikan modern, fasilitas penyimpanan dingin, hingga pusat pelatihan dan area kuliner. Trenggono optimis bahwa modernisasi desa pesisir ini akan menciptakan kawasan yang lebih tertata dan menghasilkan produk bernilai tinggi, yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan para nelayan.
Target dan Proses Pelaksanaan Program
Pada tahun ini, KKP menargetkan pembangunan setidaknya 100 Kampung Nelayan Merah Putih. Sejauh ini, kementerian telah menerima 910 usulan dari berbagai daerah pesisir dan sentra budidaya di seluruh Indonesia. Semua proposal yang masuk akan diseleksi secara ketat, adil, dan transparan.
Sebagai langkah awal, sebuah desa di Kabupaten Biak Numfor, Papua, telah ditetapkan sebagai proyek percontohan. Desa ini akan menjadi acuan bagi pengembangan program di wilayah lain.
Pernyataan ini disampaikan Trenggono saat ia melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau pada Rabu (27/8). Dalam kunjungan tersebut, Trenggono meninjau beberapa lokasi yang diusulkan untuk menjadi KNMP, termasuk Desa Cemaga Utara di Kabupaten Natuna serta Desa Sembulang, Desa Kasu, dan Desa Sekanak Raya di Kota Batam.
Tinggalkan Komentar
Komentar