periskop.id - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan peringatan tegas mengenai praktik korupsi dan penyelewengan yang masih mengintai Indonesia. Menurutnya, masih ada pihak-pihak tertentu, baik di dalam negeri maupun luar negeri, yang ingin memanfaatkan penderitaan rakyat kecil demi keuntungan pribadi.
Prabowo menilai ada kelompok yang senang melihat Indonesia dipenuhi praktik korupsi, penyelewengan, dan penipuan. Mereka, kata dia, ingin meraup keuntungan dari penderitaan rakyat, sementara kepentingan rakyat kecil diabaikan.
"Kita pasti dimaki, kita pasti difitnah. Masih banyak kekuatan, tidak hanya di negara kita, yang ingin melihat Indonesia penuh korupsi, penyelewengan, dan penipuan. Mereka ingin kaya di atas penderitaan rakyat kecil,” ucapnya tegas dalam Taklimat Awal Tahun Presiden di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1).
Pidato Prabowo ini menjadi peringatan keras kepada seluruh jajaran pemerintahannya. Ia menekankan bahwa seluruh anggota Kabinet Merah Putih harus tetap solid dan bekerja dengan niat bersih, memastikan pemerintah berjalan untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
"Kita harus buktikan bahwa niat kita bersih, kita tidak mencuri uang rakyat, dan kita bekerja untuk kepentingan bangsa dan keselamatan negara. Dengan niat yang benar, kita tidak perlu ragu, kita tidak perlu gentar,” lanjut Prabowo.
Ia menekankan fitnah, ejekan, dan kritik keras akan selalu datang, terutama ketika pemerintah menegakkan prinsip kebenaran. Namun, menurutnya, itu justru menjadi indikator bahwa pemerintah berada di jalur yang tepat.
"Kalau kita dihantam, difitnah, atau diejek, itu bukan kelemahan. Justru itu tanda bahwa kita sedang membela kebenaran. Jika orang jahat mengejek kita, berarti kita benar,” tuturnya tegas.
Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya transparansi, integritas, dan komitmen pada rakyat kecil sebagai pondasi pemerintahan. Tidak ada toleransi bagi praktik penyelewengan, dan setiap upaya untuk memperkaya diri sendiri di atas penderitaan rakyat akan ditekan dengan tegas.
Menurut Prabowo, upaya perbaikan dan pengawasan akan terus dilakukan dari pusat hingga ke daerah, agar setiap kebijakan dan program pemerintah berjalan tepat sasaran dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh mundur meski dihantam kritik atau difitnah.
Lebih jauh, dalam pidatonya Prabowo menunjukkan komitmen terhadap kebenaran dan keberanian menghadapi tekanan adalah prinsip utama pemerintahannya. Pemerintah harus selalu berada di sisi rakyat, memastikan setiap program dan kebijakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Prabowo mengklaim pemerintah akan terus berjuang di jalan kebenaran, menolak praktik penyelewengan, mempertahankan integritas, dan memastikan kepentingan rakyat selalu menjadi prioritas.
"Hanya dengan keberanian, niat bersih, dan kerja keras, Indonesia bisa bebas dari praktik jahat yang merugikan rakyat,” pesan Prabowo tegas menutup sambutannya.
Tinggalkan Komentar
Komentar