Periskop.id – Para atlet dan pelatih yang sukses meraih medali untuk Indonesia di perhelatan Sea Games 2025 di Thailand, mendapatkan bonus dari pemerintah. Total bonus yang telah disalurkan mencapai Rp465,25 miliar.

"Ini angka yang luar biasa, terima kasih Bapak atas perhatiannya," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kepada Presiden di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1).

Sebanyak delapan atlet para peraih medali pada ajang SEA Games Thailand 2025, mewakili para peraih medali lainnya menerima langsung bonus, yang diberikan dalam bentuk buku rekening, dari Presiden Prabowo Subianto 

Delapan atlet itu, yaitu peraih medali emas Triathlon, Martina Ayu Pratiwi; peraih emas cabang olahraga Wushu, Edgar ​​Xavier Marvelo; peraih medali emas cabang olahraga Skateboard, Bashar Gaeto; peraih medali emas untuk olahraga Dayung, Yadi; peraih medali emas dari cabang olahraga Ice Hockey, Rizky Akira.

Kemudian, ada peraih medali perak untuk cabang olahraga Badminton beregu, Rachel Allessya Rose; peraih medali perak untuk cabang olahraga Berkuda nomor pertandingan tunggang serasi beregu, Dara Ninggar Prameswari; dan peraih medali perunggu Sepak Takraw beregu, Lena.

Presiden memberikan boks yang isinya ialah buku rekening berisi uang bonus yang diberikan kepada masing-masing atlet. Para peraih emas untuk kategori tunggal menerima bonus sebesar Rp1 miliar. Sementara, peraih emas untuk kategori beregu mendapatkan bonus sebesar Rp500 juta per orang.

Sementara itu, untuk para peraih perak kategori beregu, mereka mendapatkan Rp250 juta per orang dan untuk para peraih perunggu kategori beregu, mereka mendapatkan Rp110.250.000 per orang.

Dalam prosesi itu, Presiden Prabowo sempat menunjukkan rasa takjubnya melihat salah satu atlet yang mengoleksi lebih dari satu medali. Atlet itu ialah Martina Ayu Pratiwi yang berlaga pada cabang olahraga Aquathlon, Duathlon, dan Triathlon pada ajang SEA Games Thailand 2025. Dari Martina seorang, Indonesia mengoleksi lima medali emas dan dua medali perak, yang totalnya tujuh medali.

Presiden Prabowo pun sempat berbincang-bincang singkat dengan Martina. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang berada di dekat Presiden juga ikut memberikan laporan mengenai prestasi Martina. Selepas itu, Presiden lanjut menyalami atlet-atlet lainnya, dan memberikan bonus secara simbolik kepada mereka.

Prabowo menerima laporan dari Erick bahwa seluruh peraih atlet yang meraih medali dalam ajang SEA Games 2025 di Thailand, telah menerima bonus melalui metode transfer langsung ke rekening masing-masing atlet.

"Untuk memastikan transparansi Bapak Presiden, kami dari Kementerian Pemuda dan Olahraga langsung men-transfer seluruh bonus ke masing-masing atlet dan pelatih, langsung melalui bank BRI," kata Erick.

Tabungan Masa Depan
Prabowo sendiri menegaskan,pemberian bonus kepada atlet berprestasi di ajang SEA Games ke-33 di Thailand merupakan bentuk penghargaan dari negara dan dapat dimanfaatkan untuk masa depan.

Dalam pidato pemberian penghargaan kepada atlet SEA Games di Istana Negara, Jakarta, Kamis, Presiden mengatakan, negara sangat menghargai jerih payah yang telah diraih selama pertandingan.

Ia pun menekankan, bonus yang diberikan kepada atlet bukanlah sebuah upah atas kerja keras, melainkan tabungan untuk masa depan atlet.

"Saudara-saudara bisa merasakan betapa negara menghargai putra-putrinya yang berjuang untuk kehormatan bangsa. Kalau kita memberi penghargaan berupa uang, maksudnya itu adalah justru untuk menjadi tabunganmu dalam masa-masa yang akan datang. Bukan hanya kita seolah-olah membayar upah, tidak," kata Presiden.

Ia menyampaikan, pencapaian yang telah diraih oleh atlet merupakan sebuah pengorbanan besar. Mulai dari waktu, tenaga hingga kesempatan yang hilang untuk menjalani kehidupan yang lebih santai.

Lebih lanjut, kata Prabowo, ketika seseorang sudah memilih untuk membela negara sebagai atlet maka dibutuhkan mental yang kuat dan semangat juang yang tinggi. Prabowo menilai bahwa para atlet telah membuktikan ketangguhan tersebut dengan tidak mudah menyerah, meski berada dalam kondisi lelah dan tertekan, demi bangsa, orang tua dan rekan-rekan.

Presiden juga mengingatkan agar bonus yang diterima dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan bermanfaat bagi masa depan.

"Kita benar-benar hormati, hargai jerih payah saudara dan kita buktikan. Kita memberi tabungan untuk saudara-saudara dipakai untuk hal-hal yang baik. Saya titip sama saudara-saudara masih muda banyak ya. Jangan dipakai untuk yang tidak positif. Berbuat yang baik. Tabung untuk orang tuamu, untuk dirimu," pungkasnya.