periskop.id – Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan menghadapi kekuatan tradisional Iran pada laga pamungkas perebutan gelar juara Piala Asia Futsal 2026 akhir pekan ini. Kepastian pertemuan dua raksasa Asia tersebut didapat setelah skuad Merah Putih sukses melewati hadangan Jepang melalui pertarungan sengit di babak semifinal.
Partai puncak yang dinanti publik tanah air ini akan dihelat pada Sabtu (7/2) di Indonesia Arena, Jakarta. Kick-off pertandingan rencananya dimulai tepat pukul 19.00 WIB.
Stasiun televisi iNews TV dan MNCTV dikonfirmasi menjadi pemegang hak siar resmi untuk menayangkan momen bersejarah ini. Masyarakat dapat menyaksikan perjuangan anak asuh Hector Souto baik melalui layar kaca maupun datang langsung ke stadion.
Duel ini menjadi panggung pembuktian bagi Indonesia yang tengah naik daun di kancah futsal Asia. Kesempatan bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri di Indonesia Arena menjadi motivasi tambahan untuk mencetak sejarah baru.
Indonesia melangkah ke final dengan modal kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan Jepang. Kemenangan dramatis 5-3 diraih melalui babak perpanjangan waktu setelah bermain imbang sengit 3-3 di waktu normal.
Reza Gunawan dan Dewa Rizky menjadi pahlawan kemenangan lewat gol krusial mereka di masa extra time. Kemenangan tersebut sekaligus mematahkan perlawanan tim Samurai Biru yang sempat memberikan tekanan hebat sepanjang laga.
Di sisi lain, Iran melaju ke partai final dengan status mentereng sebagai tim unggulan. Mereka berhasil menghentikan perlawanan Irak dengan skor meyakinkan 4-2 pada laga semifinal lainnya.
Kemenangan Iran diwarnai aksi gemilang para pemain kuncinya seperti Mohammad Derakhshani, Behrooz Azimi, dan Salar Aghapour. Kedalaman skuad lawan menjadi tantangan tersendiri bagi pertahanan Indonesia.
Sosok Hossein Tayebi patut diwaspadai secara khusus oleh barisan pertahanan Garuda. Pemain andalan Iran tersebut tampil subur dengan koleksi lima gol, hanya terpaut satu gol dari puncak daftar top skor sementara turnamen.
Pertemuan Indonesia kontra Iran diprediksi akan menyajikan tontonan menarik mengingat kedua tim memiliki karakter menyerang. Indonesia mengandalkan kecepatan dan determinasi tinggi, sementara Iran memiliki kematangan taktik dan pengalaman juara.
Tinggalkan Komentar
Komentar