periskop.id - Nama Hector Souto tengah melesat seiring prestasi bersejarah Timnas Futsal Indonesia yang sukses menembus Final Piala Asia Futsal 2026. Pelatih asal Spanyol ini bukan sekadar juru taktik di pinggir lapangan, melainkan sosok visioner yang dalam waktu singkat mampu mengubah wajah futsal tanah air. Dari trofi Piala ASEAN Football Federation (AFF) hingga target besar meloloskan Indonesia ke Piala Dunia Futsal 2028, jejak langkahnya kini menjadi sorotan dunia internasional. Apa rahasia di balik tangan dingin yang begitu efektif bagi Timnas Indonesia? Berikut lima alasan mengapa Souto layak disebut sebagai pelatih terbaik yang pernah dimiliki Indonesia saat ini.

1. Siapa Hector Souto? Sosok Spanyol Penakluk Hati Indonesia

Lahir di Lugo, Spanyol, pada 7 Desember 1981, Souto bukan sosok yang datang tiba-tiba ke Jakarta. Sebelum dipercaya menangani Timnas Futsal Indonesia, ia lebih dulu jatuh hati pada futsal tanah air saat melatih Bintang Timur Surabaya (BTS).

Souto dikenal sebagai pelatih yang menghargai budaya lokal, tapi tetap menanamkan disiplin dan profesionalisme khas Eropa. Karier kepelatihannya dimulai dari level dasar di sekolah olahraga SD Chantada, Spanyol, sebelum mengasah pengalaman di kompetisi futsal Spanyol yang menjadi modal penting saat ia merantau ke Asia Tenggara.

Tak hanya kuat dalam taktik, Souto juga dekat dengan para pemain dan membangun komunikasi yang hangat. Ikatan emosional ini membuat ruang ganti Timnas Futsal Indonesia solid dan menjadi fondasi permainan kolektif yang atraktif serta efektif di lapangan.

2. Rekam Jejak Tanpa Cela Hector Souto

Bicara soal prestasi, rekam jejak Souto di Indonesia nyaris tanpa cela. Bersama BTS, ia sukses menjuarai Liga Futsal Profesional Indonesia dua musim beruntun pada 2021 dan 2022, serta mencetak sejarah dengan membawa BTS menjadi klub Indonesia pertama yang menjuarai Piala AFF Futsal Antarklub 2022.

Kesuksesan tersebut membuat Federasi Futsal Indonesia (FFI) menunjuk Souto sebagai pelatih Timnas Futsal Indonesia pada Agustus 2024. Dampaknya langsung terasa. Di tahun pertamanya, ia membawa Indonesia menjuarai Piala AFF Futsal 2024, lalu melanjutkannya dengan medali emas SEA Games 2025. Terbaru, Souto kembali mencatat sejarah dengan mengantarkan Timnas Indonesia melaju hingga final Piala Asia Futsal 2026, menegaskan statusnya sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah futsal nasional.

3. Ini Rahasia Souto Benahi Futsal Kita

Banyak yang belum menyadari betapa krusial peran Souto di futsal Indonesia. Ia tidak hanya berdiri di pinggir lapangan sebagai pelatih kepala Timnas, tetapi juga mengemban tugas strategis sebagai Direktur Teknik (Dirtek) FFI. Peran ganda ini memberinya ruang luas untuk membenahi fondasi futsal nasional, bukan sekadar mengejar kemenangan jangka pendek, melainkan menyiapkan masa depan futsal Indonesia dalam jangka panjang.

Sebagai Dirtek, Souto menitikberatkan pekerjaannya pada tiga pilar utama. Pertama, menyelaraskan filosofi permainan Timnas di semua kelompok umur. Kedua, meningkatkan kualitas pelatih lokal agar mampu bersaing di level internasional. Ketiga, memperkuat struktur dan profesionalisme kompetisi liga. Tujuannya jelas, memastikan pemain muda Indonesia memiliki jalur pembinaan yang terarah menuju tim nasional. Oleh karena itu, gaya bermain Timnas senior kini mulai diterapkan sejak level akademi. Souto sedang membangun sebuah sistem yang berkelanjutan, bukan hanya membentuk satu tim.

4. Souto Masuk 10 Besar Pelatih Terbaik Dunia

Reputasi Souto jelas melampaui label jago kandang. Kiprahnya di Asia sejak lama menarik perhatian dunia futsal internasional. Pada 2022, namanya masuk dalam daftar 10 Besar Pelatih Klub Terbaik Dunia versi Planet Futsal Awards. Dua tahun berselang, pengakuan itu semakin lengkap ketika ia kembali terpilih sebagai 10 Besar Pelatih Tim Nasional Terbaik Dunia pada 2024.

Masuk ke jajaran elite dunia dan bersanding dengan pelatih top dari Brasil dan Portugal tentu bukan hal mudah. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa metode latihan, ketajaman membaca taktik di lapangan, serta manajemen pemain yang diterapkan Souto telah diakui secara global. Dengan pencapaian bersejarah Timnas Indonesia di Piala Asia Futsal 2026, reputasinya diperkirakan akan semakin menguat di panggung dunia. Bagi Indonesia, kehadiran pelatih dengan kualitas internasional seperti Souto menjadi keuntungan besar di tengah ambisi menembus level tertinggi futsal dunia.

5. Langkah Pasti Indonesia Menuju Level Dunia

Meski Indonesia tengah merayakan keberhasilan menembus final Piala Asia, bagi Souto pencapaian ini baru langkah awal. Bersama FFI, ia memasang target yang jauh lebih besar, yakni membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia Futsal 2028. Dalam kontrak jangka panjangnya, setiap turnamen yang dijalani dipandang sebagai bagian penting dari proses membangun mental dan kematangan pemain agar siap bersaing di level tertinggi dunia.

Souto kerap menegaskan bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil. Ia tak ingin timnya hanya bersinar sesaat, lalu tenggelam. Fokusnya adalah membangun skuad yang mampu tampil konsisten menghadapi kekuatan futsal Asia seperti Iran, Uzbekistan, dan Jepang. Dengan disiplin tinggi serta gaya permainan modern yang diterapkannya, harapan melihat bendera Merah Putih berkibar di Piala Dunia Futsal 2028 kini terasa semakin nyata.