periskop.id - Range Rover Autobiography yang diusulkan sebagai impian mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur dengan anggaran tembus sampai Rp8,5 miliar menjadi sorotan publik karena dinilai sangat tinggi untuk sebuah kendaraan operasional pejabat.
SUV flagship asal Inggris ini dikenal sebagai simbol kemewahan sekaligus kemampuan jelajah kelas atas, terlebih varian yang dipilih mengusung teknologi plug-in hybrid 3.000 cc berperforma tinggi dengan kapabilitas off-road yang mumpuni, fitur yang dianggap relevan dengan kondisi geografis Kalimantan Timur yang didominasi hutan, proyek infrastruktur, dan jalur nonaspal.
Di Indonesia, harga dasar Range Rover Autobiography tercantum sekitar Rp3,4 miliar di situs resmi pabrikan. Namun, nilai pengadaan dapat meningkat tajam akibat berbagai komponen biaya seperti pajak impor, bea masuk kendaraan Completely Built Up (CBU), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), biaya distribusi, hingga kemungkinan penambahan fitur khusus protokoler seperti sistem keamanan, komunikasi, atau personalisasi interior. Kombinasi faktor tersebut membuat harga akhir bisa melonjak jauh dari harga dasar, sekaligus menempatkan SUV ini di kasta tertinggi segmen kendaraan premium yang beredar di Indonesia.
Sistem AWD Bersama Suspensi Udara Canggih yang Adaptif!
Sebagai SUV flagship, Range Rover Autobiography mengandalkan sistem AWD permanen yang bekerja bersama suspensi udara adaptif untuk menjaga stabilitas sekaligus kenyamanan di berbagai kondisi jalan. Teknologi ini memungkinkan kendaraan tetap halus di aspal namun tetap tangguh saat melintasi medan berbatu atau licin.
Di dalam kabin, kemewahan langsung terasa melalui balutan kulit premium dengan sentuhan trim kayu atau metal berkualitas tinggi. Pengalaman berkendara semakin modern berkat layar infotainment besar, panel instrumen digital, serta fitur keselamatan ADAS seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, dan autonomous emergency braking.
Kombinasi sistem 4×4 canggih, suspensi pintar, performa tinggi, dan kenyamanan kelas VVIP menjadikan SUV ini sebagai salah satu yang paling unggul di segmen premium.
Kombinasi Mesin Turbo dan Motor Listrik Berperforma Tinggi
Varian yang dipilih merupakan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang memadukan mesin bensin 3.0L 6-silinder turbo dengan motor listrik. Kombinasi ini menghasilkan tenaga sekitar 434 HP dengan torsi instan, sehingga SUV berukuran besar ini mampu melesat dari 0–100 km/jam dalam kisaran 6 detik.
Secara konsep, teknologi PHEV dinilai selaras dengan semangat transisi energi dan dukungan terhadap Ibu Kota Nusantara (IKN), karena dapat melaju dalam mode listrik murni hingga sekitar 100 km. Namun, efektivitasnya masih menjadi tanda tanya mengingat infrastruktur pengisian daya di sejumlah wilayah Kalimantan Timur, khususnya daerah terpencil, belum merata.
Tinggalkan Komentar
Komentar