periskop.id - Di tengah potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), banyak pengendara mulai mencari cara agar konsumsi bahan bakar kendaraan tetap efisien. Kabar baiknya, gaya berkendara memiliki pengaruh besar terhadap seberapa boros atau hemat mobil Anda.

Tanpa perlu modifikasi mahal, membangun kebiasaan sederhana saat mengemudi bisa membantu menghemat pengeluaran secara signifikan.

Berbagai riset otomotif menunjukkan bahwa gaya berkendara yang agresif, seperti akselerasi mendadak dan pengereman keras, dapat meningkatkan konsumsi BBM bahkan hingga 30%. 

Sebaliknya, teknik mengemudi yang halus dan terkontrol mampu menjaga efisiensi bahan bakar tetap optimal.

Berikut enam cara berkendara mobil agar lebih hemat BBM yang bisa langsung Anda terapkan:

1. Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak

Menginjak pedal gas secara tiba-tiba membuat mesin bekerja lebih keras dan membakar lebih banyak bahan bakar. Usahakan berakselerasi secara halus bertahap dan menjaga jarak aman agar tidak sering melakukan pengereman mendadak yang menjadi pemicu gaya berkendara boros stop n go.

2. Jaga Kecepatan Stabil

Berkendara dengan kecepatan konstan terbukti lebih efisien. Idealnya, mobil berada di kisaran 60–80 km/jam untuk konsumsi BBM optimal, tergantung jenis kendaraan. 

Penggunaan cruise control di jalan tol juga sedikit banyak bisa membantu menjaga kestabilan konsumsi bahan bakar.

3. Perhatikan Tekanan Ban

Gaya kendara sudah irit tapi masih terasa boros? Yuk coba cek tekanan udara ban kita! Ban yang kurang tekanan akan meningkatkan hambatan gulir, sehingga mesin membutuhkan lebih banyak energi. 

Pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan, jangan terlalu tinggi, jangan terlalu rendah.

4. Kurangi Beban Berlebih

Logika sederhana, semakin berat beban mobil, semakin besar pula konsumsi bahan bakar. Hindari membawa barang yang tidak perlu di dalam bagasi, karena setiap tambahan bobot akan berdampak pada efisiensi.

5. Gunakan AC Secara Bijak

Penggunaan pendingin udara (AC) memang menambah kenyamanan, tetapi AC jugalah yang menjadi salah satu aspek beban kepada mesin. Gunakan AC secukupnya, dan jika memungkinkan, atur suhu tidak terlalu rendah agar konsumsi BBM tidak meningkat drastis.

6. Rutin Servis Kendaraan

Mesin yang terawat tentu bekerja dengan lebih baik, mesin yang bekerja dengan baik tentu beroperasi dengan efisien. Ganti oli secara berkala, bersihkan filter udara, dan lakukan servis rutin agar performa mesin tetap optimal dan tidak boros bahan bakar.

Selain enam tips di atas, memilih bahan bakar dengan oktan yang sesuai dengan kebutuhan mesin juga berpengaruh terhadap efisiensi. Mesin yang menggunakan BBM sesuai spesifikasi akan bekerja lebih optimal dan menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna, jangan hanya lihat perbedaan harga BBM-nya.

Dengan menerapkan kebiasaan berkendara yang tepat, pengeluaran untuk BBM bisa ditekan meski harga terus berfluktuasi. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, langkah kecil seperti ini bisa memberikan dampak besar bagi keuangan Anda sehari-hari.