periskop.id - Memiliki kulit wajah yang sehat, cerah, dan terawat merupakan impian semua perempuan. Berkat perkembangan dunia estetika, berbagai treatment wajah di klinik kecantikan hadir sebagai solusi untuk berbagai masalah kulit. 

Mulai dari perawatan ringan hingga tindakan medis, treatment ini semakin diminati karena hasilnya yang lebih optimal dan ditangani langsung oleh tenaga profesional. Nggak heran kalau perawatan wajah di klinik menjadi pilihan banyak orang yang ingin tampil lebih percaya diri.

7 Treatment Wajah Paling Populer di Klinik Kecantikan

1. Facial Medis

Facial atau perawatan wajah merupakan salah satu treatment kecantikan yang paling banyak diminati di klinik estetika. Perawatan ini bertujuan untuk membersihkan kulit secara menyeluruh sekaligus membuat wajah terasa lebih segar dan sehat.

Umumnya, facial dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari pembersihan wajah, pengangkatan sel kulit mati, pembersihan komedo, penggunaan masker, hingga pengaplikasian serum atau pelembap sesuai kebutuhan kulit. Hasilnya, kulit tampak lebih bersih, lembap, dan terawat.

2. Botox

Botoks adalah salah satu perawatan wajah yang dilakukan dengan menyuntikkan botulinum toxin ke area tertentu, seperti wajah. Tujuannya untuk mengurangi tampilan kerutan dengan cara membatasi pergerakan otot sehingga kulit terlihat lebih kencang dan wajah tampak lebih muda.

Botoks bekerja dengan cara menghambat sinyal saraf ke otot sehingga otot menjadi lebih rileks dan area yang disuntik tampak lebih halus. Hasil dari suntik botox umumnya bisa bertahan sekitar tiga sampai enam bulan, tergantung kondisi kulit dan aktivitas otot wajah. Perawatan ini cukup efektif untuk membantu mengencangkan kulit dan mengurangi garis halus. 

Meskipun begitu, suntik botoks tetap memiliki risiko efek samping, seperti rasa nyeri, pembengkakan, atau keterbatasan gerak pada wajah untuk sementara waktu. Oleh karena itu, penting memastikan prosedur dilakukan oleh tenaga medis yang berpengalaman.

3. Chemical Peeling

Chemical peeling adalah perawatan wajah yang menggunakan larutan kimia khusus untuk mengangkat lapisan kulit paling luar. Proses ini membantu merangsang pertumbuhan kulit baru yang tampak lebih halus, segar, dan cerah.

Berdasarkan tingkat kedalamannya, chemical peeling terbagi menjadi beberapa jenis. Ada peeling superfisial, cocok untuk mengatasi kulit kusam dan pori-pori besar. Peeling sedang, biasanya digunakan untuk membantu memudarkan flek hitam dan garis halus. Sementara itu, peeling dalam, ditujukan untuk masalah kulit yang lebih serius, seperti bekas luka atau pigmentasi berat.

Manfaat chemical peeling cukup beragam, mulai dari memperbaiki tekstur kulit, mengurangi flek hitam, menyamarkan bekas jerawat, hingga membuat wajah tampak lebih cerah dan merata.

4. Microneedling

Microneedling merupakan salah satu perawatan wajah yang semakin digemari di klinik estetika karena efektif membantu meremajakan kulit dan memperbaiki tekstur wajah yang tidak rata.

Prosedur ini dilakukan dengan alat khusus yang memiliki jarum-jarum kecil untuk membuat luka mikro pada lapisan kulit secara terkontrol. Proses tersebut bertujuan merangsang produksi kolagen dan elastin, yaitu zat alami yang berperan penting dalam memperbaiki struktur kulit dan membuatnya tampak lebih sehat, halus, dan segar.

5. Dermabrasi

Dermabrasi adalah perawatan kulit yang fungsinya mirip dengan chemical peeling, yaitu mengangkat sel kulit mati. Bedanya, dermabrasi dilakukan dengan alat khusus yang digunakan untuk mengikis permukaan kulit. 

Perawatan ini bertujuan membantu menyamarkan bekas jerawat, bekas luka, serta kerutan di wajah. Karena prosesnya cukup intens, dermabrasi biasanya memerlukan anestesi, baik berupa obat penenang maupun bius total, tergantung luas area kulit yang dirawat.

Sebelum menjalani dermabrasi, penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter karena perawatan ini tidak cocok untuk semua orang. Dermabrasi tidak dianjurkan bagi kamu yang memiliki keloid, herpes simpleks, jerawat yang sedang meradang, atau luka bakar. 

Selain itu, prosedur ini juga memiliki risiko efek samping, seperti perubahan warna kulit, muncul jerawat, pori-pori terlihat lebih besar, reaksi alergi, hingga risiko infeksi akibat virus, bakteri, atau jamur.

6. Laser Resurfacing

Laser resurfacing atau Perawatan laser merupakan salah satu treatment kecantikan medis yang cukup populer untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Perawatan ini sering dipilih untuk membantu mengurangi tanda penuaan dini, menyamarkan bekas jerawat, mengatasi pigmentasi, hingga membuat kulit kusam tampak lebih cerah.

Cara kerjanya adalah dengan memanfaatkan sinar laser yang diarahkan ke kulit untuk mengangkat lapisan kulit yang rusak. Proses ini sekaligus merangsang pertumbuhan sel kulit baru yang lebih sehat sehingga tekstur kulit menjadi lebih halus dan tampilan wajah terlihat lebih segar.

7. Fillers

Fillers atau pengisi wajah adalah perawatan estetika yang dilakukan untuk membantu mengatasi tanda-tanda penuaan. Seiring bertambahnya usia, kulit cenderung kehilangan elastisitas dan volumenya sehingga muncul kerutan dan garis halus. Dengan filler, volume wajah yang berkurang bisa dikembalikan, membuat tampilan wajah terlihat lebih segar dan awet muda.

Filler biasanya digunakan pada area wajah yang terlihat cekung, seperti pipi, garis senyum (nasolabial), dan garis marionette. Selain itu, perawatan ini juga sering dimanfaatkan untuk membentuk bibir, memperbaiki bentuk hidung tanpa operasi, serta membantu menyamarkan kantung mata. Keunggulan filler adalah hasilnya yang bisa terlihat dengan cepat, relatif aman, dan tidak memerlukan waktu pemulihan yang lama.