periskop.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memantau sejumlah saham yang mengalami pergerakan harga di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA). Ternayar, BEI mengumumkan adanya UMA atas saham PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA), dan PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA).
Bursa menemukan adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada saham DGWG. Sementara saham LRNA dan ITMA terpantau mengalami peningkatan harga saham yang signifikan.
“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham-saham tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/12).
Saham DGWG pada perdagangan hari ini, Selasa 23 Dese,ber 2023 naik 0,54% ke posisi 374 saat berita ditulis. Dalam sepekan, saham DGWG telah naik 0,54%. Sejak awal tahun atau secara year to date (YTD), DGWG naik 30,77%.
Pada saat yang sama, saham LRNA turun 6,67% ke posisi 280. Meski begitu, saham LRNA masih mengalami kenaikan 21,74% dalam sepekan. Sejak awal tahun, saham LRNA telah melonjak 65,68%.
Senasib, saham ITMA pada perdagangan hari ini tuurn 7,28% ke posisi 1.975. Dalam sepekan terkahir, saham ITMA masih mencatatkan kenaikan 32,55%. Sejak awal tahun, ITMA telah terbang 140,24%.
Pengumuman unusual market activity ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Bursa mengimbau kepada para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat terkait atas permintaan konfirmasi bursa. Selain itu, juga mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.
Investor juga diimbau untuk mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Tinggalkan Komentar
Komentar