iklan periskop
Saham

Ambisi Masuk Top 10 Bursa Dunia, BEI Targetkan 2 Juta Investor Baru pada 2026

BEI menargetkan pasar modal Indonesia masuk 10 besar bursa dunia pada 2030. Pada 2026, BEI membidik penambahan 2 juta investor baru melalui penguatan literasi, inklusi, dan instrum...

7 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Ambisi Masuk Top 10 Bursa Dunia, BEI Targetkan 2 Juta Investor Baru pada 2026
Ilustrasi foto Pembukaan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI),Jumat 2 Januari 2026/Periskop/Maria Jessica
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan tahun 2026 sebagai momentum untuk melanjutkan pembangunan pasar modal nasional yang lebih kuat, inklusif, dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian Indonesia.

"BEI telah menyiapkan arah pengembangan pasar modal untuk lima tahun ke depan guna menjaga keberlanjutan pertumbuhan dan memperluas partisipasi masyarakat," ucap Iman dalam sambutannya pada agenda Pembukaan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/1).

Arah tersebut tertuang dalam Master Plan BEI 2026–2030 yang menetapkan visi besar menjadikan pasar modal Indonesia semakin inovatif, transparan, inklusif, serta terintegrasi secara global.

Dalam rencana jangka menengah tersebut, Iman menargetkan pada 2030 pasar modal Indonesia mampu masuk dalam 10 besar bursa dunia berdasarkan kapasitas pasar, sekaligus memberikan nilai tambah optimal bagi investor domestik maupun asing serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Adapun saat ini BEI tengah menyusun sejumlah asumsi dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian nasional dan dinamika global. Dari sisi pendanaan berkelanjutan, BEI menargetkan pertumbuhan instrumen berkelanjutan secara konsisten setiap tahun, termasuk peningkatan partisipasi investor ritel.

"Salah satu target utama adalah penambahan hingga 2 juta investor baru pada 2026, seiring dengan penguatan literasi dan inklusi keuangan," beber Iman.

Iman mengatakan, untuk mencapai target tersebut dibutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari regulator, pelaku industri, self-regulatory organization (SRO), hingga anggota bursa dan pelaku pasar lainnya.

"Kolaborasi dinilai menjadi kunci agar agenda penguatan pasar modal periode 2026 hingga 2030 dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata," pungkas Iman.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Bursa Efek Indonesia (BEI), Investor, pasar modal, dan investasi dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.