periskop.id - Tahun 2026 dibuka dengan kabar positif bagi pasar saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat 2 Januari 2026 tercatat naik 36,17 poin atau 0,42% ke level 8.683,11.
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, tahun ini menjadi momentum penting bagi pasar saham. Ia meminta para pelaku pasar untuk mempersiapkan diri, karena IHSG diprediksi akan menembus angka 10.000 sebuah level yang sebelumnya terlihat ambisius, tapi kini sangat mungkin tercapai.
"Pelaku pasar harus siap-siap. Tahun ini (IHSG) 10.000 itu bukan angka yang mustahil dicapai,” ujar Purbaya saat ditemui wartawan usai pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/1).
Menurutnya, angka prediksi ini didukung oleh fokus pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat. Purbaya yakin ekonomi Indonesia pada tahun ini berpotensi tumbuh hingga 6%, jauh di atas target APBN 2026 sebesar 5,4%.
Jika dibandingkan tahun lalu, kondisi ekonomi sekarang jauh lebih baik. Tahun ini Purbaya akan memegang kendali penuh bersama Gubernur Bank Indonesia dan lembaga terkait lainnya.
"Tahun lalu kan kendalinya masih separuh, bahkan hanya seperempat. Sekarang koordinasinya lebih kuat, kebijakan lebih sinkron, sehingga pertumbuhan bisa lebih cepat,” jelasnya.
Tak hanya angka pertumbuhan ekonomi, Purbaya menegaskan percepatan ini akan berdampak langsung pada keuntungan perusahaan-perusahaan yang tercatat di bursa.
"Dengan kebijakan yang selaras antara pemerintah dan Bank Sentral, perusahaan-perusahaan akan menikmati pertumbuhan laba yang lebih tinggi. Ini adalah peluang besar bagi investor yang cermat. Jangan sampai ketinggalan,” tegasnya.
Potensi ini sejalan dengan stabilitas makro, koordinasi kebijakan fiskal dan moneter yang lebih baik, serta meningkatnya optimisme investor, target IHSG 10.000 bukan sekadar angka simbolis.
"Ini merupakan momentum strategis yang membuka peluang keuntungan nyata bagi mereka yang siap bergerak cepat," lanjut Purbaya.
Lebih lanjut,Purbaya menyakini Tahun 2026, bisa menjadi tahun kebangkitan pasar saham Indonesia. Tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, tetapi juga memberi dorongan nyata bagi perusahaan-perusahaan untuk mencatat kinerja lebih baik.
Bagi investor, ini bukan sekadar peluang. Ini adalah panggilan untuk siap bergerak, cermat melihat tren, dan memanfaatkan momentum pertumbuhan yang ada.
"Dengan semua indikator yang menguat, IHSG menuju 10.000 menjadi bukan sekadar prediksi, tetapi sebuah kemungkinan nyata yang bisa dimanfaatkan sebagai titik awal tahun baru yang menjanjikan bagi seluruh pelaku pasar," pungkas Purbaya.
Tinggalkan Komentar
Komentar