periskop.id - Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) menghadirkan cara tak biasa dalam mengapresiasi investor. Alih-alih membagikan dividen tunai atau saham bonus, perusahaan justru menawarkan dua minuman gratis bagi pemegang saham dalam rangka perayaan satu tahun pencatatan saham (IPO anniversary).
Program tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi Fore Coffee dengan tajuk 1st IPO Anniversary. Dalam unggahan itu, perusahaan menyebutkan bahwa investor yang memiliki minimal 10 lot saham FORE berhak mendapatkan 2 minuman gratis.
Menariknya, skema program ini menyerupai mekanisme pembagian dividen di pasar modal. Fore Coffee menetapkan 8 April 2026 sebagai cum-cup date, yakni batas terakhir investor memiliki saham untuk memperoleh manfaat. Selanjutnya, 13 April 2026 ditetapkan sebagai record date untuk verifikasi data pemegang saham, sebelum voucher minuman gratis didistribusikan pada 14 April 2026.
Jelang cum-cup date, saham FORE terpantau lesu. Hingga penutupan sesi I perdagangan hari ini, Selasa 7 April 2026, saham FORE turun 7,45% ke level 745.
Padahal sebelumnya, saham FORE sempat melonjak 24,81% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 805 pada perdagangan Senin (6/4). Jika merujuk harga terkini, saham FORE telah naik sekitar 296,3% dari harga IPO yang dipatok Rp188 per lembar.
PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025. Laba bersih perseroan melonjak 55% secara tahunan (YoY) menjadi Rp90,1 miliar, sementara EBITDA naik 58% YoY menjadi Rp300 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pendapatan sebesar 44% YoY menjadi Rp1,5 triliun, serta ekspansi margin EBITDA dari 18,3% menjadi 20%.
Merujuk keterbukaan informasi Bursa, Kknerja tersebut ditopang oleh ekspansi agresif jaringan gerai Fore Coffee. Sepanjang 2025, perusahaan menambah lebih dari 90 gerai baru, di mana lebih dari 60 gerai dibuka setelah IPO pada April 2025. Hingga akhir tahun, total gerai mencapai 316 unit, tumbuh 37% dibandingkan 231 gerai pada 2024.
Selain ekspansi bisnis inti, FORE juga mulai melakukan diversifikasi melalui peluncuran Fore Donut. Dua gerai perdana dibuka pada akhir 2025 di Tangerang dan Jakarta Selatan, dan berkembang menjadi tujuh outlet hingga Maret 2026. Langkah ini menunjukkan upaya perusahaan dalam memperluas sumber pertumbuhan di luar bisnis kopi.
Manajemen menilai pencapaian ini mencerminkan keberhasilan strategi pasca-IPO, termasuk pemanfaatan dana secara disiplin untuk ekspansi dan inovasi. Perseroan tetap fokus memperkuat posisi di segmen premium affordable serta menjaga pertumbuhan berkelanjutan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Tinggalkan Komentar
Komentar