periskop.id - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali memperluas jejaring internasionalnya dengan menjalin kerja sama strategis bersama Korea Institute of Science and Technology (KIST), Korea Selatan.

Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan produksi massal produk alami bernilai tinggi melalui penerapan sistem pertanian cerdas di Indonesia.

Kepala Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan (PRSIMB) BRIN, Nugroho Adi Sasongko, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari tahap sebelumnya. 

“Kami fokus pada karakteristik penyerapan nutrisi tanaman unggulan Indonesia di tiap tahap pertumbuhannya. Melalui teknologi smart farming dari KIST, kita dapat mengukur secara presisi komposisi larutan nutrisi yang dibutuhkan dalam kondisi iklim tropis. Hal ini penting untuk memastikan kualitas produk alami kita memenuhi standar industri global,” ujarnya dikutip dari Antara, Selasa (7/4).

Smart farming yang dikembangkan KIST memanfaatkan sensor, sistem kontrol otomatis, dan analisis data berbasis kecerdasan buatan. Teknologi ini memungkinkan pemantauan real-time terhadap kebutuhan nutrisi tanaman, sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan air. 

Menurut laporan Food and Agriculture Organization (FAO), penerapan teknologi presisi dalam pertanian dapat meningkatkan produktivitas hingga 20% sekaligus menekan biaya produksi.

Selain aspek teknis, Nugroho menekankan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual. 

“Setiap penemuan baru yang dihasilkan dari riset kolaboratif ini nantinya akan didaftarkan sebagai paten internasional melalui kerja sama dengan Korea Intellectual Property Association (KIPA),” jelasnya. 

Kerja sama yang berlangsung selama satu tahun ini tidak hanya berorientasi pada riset, tetapi juga memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Korea Selatan di bidang teknologi pertanian masa depan.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan oleh Ketua Kerja Sama Proyek PRSIMB BRIN, Dudi Iskandar, bersama Team Leader KIST, Soo Hyun Park, yang diwakili Lee Ju Young, di Kantor BRIN Thamrin, Jakarta, pada 28 Maret 2026.