periskop.id - Toner adalah skincare super ringan yang mirip air, fungsinya buat kasih hidrasi ke kulit dan mengembalikan pH setelah cuci muka. Toner juga bisa jadi pembersih ekstra untuk mengangkat sisa kotoran yang masih tersisa meski kamu sudah pakai facial wash.
Dulu, toner identik dengan astringent dan alkohol tinggi karena dipakai buat mengontrol minyak dan mengecilkan pori. Jadinya, formula lama ini sering bikin kulit kering bahkan iritasi. Nah, toner sekarang beda banget, lebih gentle, lebih lembap, dan punya banyak kandungan yang bantu merawat kulit tanpa bikin perih.
Pemakaian Toner yang Benar (Wajib Tahu!)
1. Pakai Toner Setelah Cuci Muka
Sebelum masuk ke toner, pastikan wajah sudah benar-benar bersih. Kalau kamu pakai makeup, hapus dulu dengan makeup remover, baru lanjut cuci muka pakai facial wash yang cocok buat kulitmu. Setelah itu, keringkan wajah pelan-pelan sebelum meneteskan toner.
2. Pastikan Tangan Tetap Bersih
Sebelum sentuh wajah, cuci tangan dulu ya. Tangan yang bersih bantu toner bekerja lebih maksimal dan mencegah kotoran baru nempel di kulit.
3. Gunakan Kapas atau Telapak Tangan
Toner bisa dipakai dengan dua cara, menggunakan kapas atau langsung dengan telapak tangan. Untuk hydrating toner, biasanya lebih enak diaplikasikan pakai tangan tinggal tuang sedikit, lalu tepuk tepuk lembut ke wajah. Pastikan tanganmu sudah benar-benar bersih.
Sementara itu, exfoliating toner, treatment toner, atau clarifying toner lebih aman dan efektif kalau dituang ke kapas terlebih dulu. Setelah itu, cukup usapkan kapas perlahan ke seluruh wajah agar kandungannya bekerja maksimal tanpa bikin kulit iritasi.
4. Cukup Dua Kali Sehari
Toner itu nggak perlu dipakai sering-sering. Cukup pagi dan malam saja. Kalau kulitmu cenderung kering, kamu bisa pakai hanya malam hari supaya kulit nggak makin ketarik. Toner selalu dipakai setelah cuci muka dan sebelum serum atau skincare lainnya.
5. Tunggu Sampai Meresap
Tunggu dulu sampai toner benar-benar menyerap sebelum lanjut ke serum atau pelembap. Biasanya hanya butuh beberapa detik sampai kulit terasa lembap. Tapi kalau kamu mau pakai serum yang mengandung retinol, beri jeda sedikit lebih lama, tunggu beberapa menit sampai toner benar-benar meresap dan kulit sudah terasa kering sebelum mengaplikasikannya.
6. Jangan Lupa Pelembap!
Setelah toner meresap, lanjutkan dengan pelembap. Ini penting banget buat mengunci hidrasi, bikin kulit tetap lembap, halus, dan kelihatan sehat. Pilih pelembap yang sesuai jenis kulitmu biar hasilnya makin bagus.
Fungsi Pakai Toner
1. Mengangkat Sisa Kotoran
Toner bisa membantu membersihkan sisa minyak, debu, atau makeup yang belum terangkat sempurna sehabis pakai cleanser atau sabun wajah.
2. Melembapkan Kulit
Beberapa sabun pembersih wajah bisa membuat kulit terasa kering. Untuk mengembalikan hidrasi, kamu bisa mengoleskan toner setelah cuci muka. Toner dengan kandungan seperti hyaluronic acid, asam amino, atau mineral oil bisa bantu melembapkan dan menjaga kulit tetap sehat, terutama buat kamu yang kulitnya cenderung kering.
3. Membantu Mengatasi Jerawat
Kalau dipakai bersama rangkaian skincare antijerawat, toner juga bisa bantu meredakan jerawat ringan. Pilih toner yang mengandung salicylic acid atau benzoyl peroxide untuk membersihkan pori pori dan mencegah munculnya jerawat dan komedo.
4. Memudarkan Bekas Jerawat
Toner dengan kandungan glycolic acid dapat membantu mengurangi noda hitam bekas jerawat yang ringan. Namun, untuk bekas jerawat yang dalam atau parah, perawatan dari dokter kulit tetap diperlukan.
5. Mengurangi Minyak Berlebih
Toner jenis astringent bisa membantu mengontrol minyak di permukaan kulit jadi wajah nggak cepat mengilap dan makeup bisa lebih tahan lama.
6. Menjaga Keseimbangan pH Kulit
pH kulit bisa berubah karena minyak, polusi, makeup, atau produk yang mengandung alkohol. Beberapa toner dapat membantu menyeimbangkan kembali pH kulit di kisaran 5–5,5 yaitu pH alami kulit.
Tinggalkan Komentar
Komentar