periskop.id - Retinol sering disebut sebagai hero ingredient di dunia skincare karena manfaatnya yang nggak main-main. Mulai dari bantu mengatasi jerawat, menyamarkan garis halus, sampai bikin kulit terlihat lebih kenyal dan glowing.
Di balik manfaatnya, pakai retinol agak tricky kalau salah pakai, kulit bisa kaget dan iritasi. Nah, supaya kamu bisa dapat hasil maksimal, penting banget kenalan dulu dengan cara kerja dan aturan pakai retinol.
Kenalan Dulu dengan Retinol dan Manfaatnya
Retinol adalah turunan vitamin A yang sering jadi andalan di dunia skincare. Bedanya dengan produk eksfoliasi lain, retinol nggak langsung mengangkat sel kulit mati dari permukaan.
Retinol bekerja lebih dalam. Molekulnya yang kecil bisa masuk sampai ke lapisan tengah kulit, lalu membantu melawan radikal bebas yang bikin kulit cepat rusak. Retinol merangsang produksi kolagen dan elastin yang bikin kulit terlihat lebih kenyal dan sehat. Hasilnya, tampilan garis halus, keriput, dan pori-pori besar bisa tampak lebih samar.
Retinol juga sering dipakai untuk membantu mengatasi jerawat dan bekasnya. Untuk jerawat yang parah, biasanya dokter akan meresepkan retinoid khusus dan dikombinasikan dengan obat lain.
Menariknya lagi, retinol juga membantu proses regenerasi kulit alami, mendorong sel kulit baru naik ke permukaan supaya wajah terlihat lebih segar dan glowing.
Cara Pakai Retinol yang Tepat untuk Pemula
1. Mulai dari yang Paling Rendah Dulu
Kalau kamu baru pertama kali pakai retinol dan punya kulit sensitif, pilih produk dengan kadar paling kecil, sekitar 0,01%. Tujuannya supaya kulit bisa adaptasi pelan-pelan. Kalau setelah 2 minggu kulit aman tanpa iritasi, kamu bisa naik bertahap ke 0,25%, lalu 0,5%.
2. Jangan Langsung Pakai Setiap Hari
Retinol itu strong, jadi pemula cukup pakai 1–2 kali seminggu dulu. Kalau kulit nggak rewel setelah 2 minggu, frekuensinya boleh dinaikkan jadi 3—4 kali seminggu.
3. Pakai di Malam Hari
Retinol paling aman dipakai malam hari karena bikin kulit lebih sensitif sama matahari. Besok paginya, wajib pakai sunscreen minimal SPF 30 biar kulit tetap aman dari iritasi.
4. Pastikan Wajah Bersih dan Kering
Cuci muka dulu, lalu keringkan dengan cara ditepuk pelan. Jangan pakai retinol saat wajah masih basah. Tunggu sekitar 20—30 menit supaya kulit benar-benar kering dan lebih aman.
5. Pakai Tipis, Jangan Berlebihan
Cukup pakai retinol sebesar biji kacang untuk seluruh wajah. Hindari area mata, mulut, dan lipatan hidung karena lebih sensitif.
6. Jangan Lupa Pakai Pelembap
Retinol bisa bikin kulit kering. Jadi, pelembap itu wajib. Pakai setelah retinol atau sesuai petunjuk produk yang kamu gunakan.
7. Jangan Dicampur dengan Skincare Keras Lain
Hindari pakai retinol barengan dengan scrub, peeling, AHA, BHA, asam salisilat, atau vitamin C. Kombinasi ini bisa bikin kulit iritasi, perih, bahkan breakout.
8. Jangan Lupa Pakai Sunscreen
Buat pemula, penting banget mengetahui kalau retinol bikin kulit jadi lebih sensitif sama matahari. Makanya, sunscreen itu wajib, bukan opsional. Pakai sunscreen dengan SPF minimal 30 setiap pagi, apalagi kalau banyak aktivitas di luar.
9. Hindari Pakai Retinol Terlalu Banyak
Retinol nggak perlu dipakai tebal-tebal. Cukup gunakan sebanyak biji kacang polong untuk seluruh wajah. Lebih dari itu, malah berisiko bikin iritasi. Soal frekuensi, jangan langsung tiap hari. Mulai pelan-pelan dengan pakai satu kali seminggu di minggu pertama, pakai dua kali seminggu di dua minggu berikutnya, dan tiga minggu selanjutnya pakai tiga kali seminggu. Kalau kulit sudah terbiasa dan nggak ada reaksi negatif, barulah retinol bisa dipakai setiap malam.
Siapa yang Sebaiknya Nggak Pakai Retinol?
Retinol tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui. Kalau punya kulit super sensitif atau ragu, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum mulai pakai.
Tinggalkan Komentar
Komentar