Periskop.id - Dalam beberapa tahun terakhir, tren smartphone lipat makin naik daun. Ponsel jenis ini sangat cocok untuk mereka yang doyan multitasking, produktif, dan senang eksplor teknologi futuristik. Bukan cuma stylish, tapi juga benar-benar bisa ngasih pengalaman digital yang beda. Nah, Samsung yang sudah mendominasi dunia foldable sejak era Galaxy Fold pertama, akhirnya ngebut lagi dengan inovasi ekstrem mereka, Galaxy Z TriFold.

Hadirnya TriFold bukan sekadar upgrade biasa. Ini adalah “penyebab” terjadinya lonjakan baru dalam standar ponsel produktivitas. “Akibatnya,” pengalaman mobile yang biasanya serba terbatas layar kecil, sekarang bisa berubah jadi workspace ala laptop, langsung dari genggaman tangan.

Melalui bertahun-tahun inovasi dalam bentuk faktor ponsel lipat, Galaxy Z TriFold menjawab salah satu tantangan terpanjang di industri mobile, menghadirkan keseimbangan sempurna antara portabilitas, performa premium, dan produktivitas dalam satu perangkat. Kini, Galaxy Z TriFold memperluas batasan dari apa yang mungkin dilakukan untuk bekerja, berkreasi, dan terhubung di dunia mobile.” ujar TM Roh, CEO, Presiden, dan Head of Device eXperience Division di Samsung Electronics, pada keterangan resminya.

Dari Fold ke TriFold

Jika sebelumnya Galaxy Z Fold punya satu lipatan, TriFold punya dua engsel dengan mekanisme baru bernama Armor FlexHinge.  

Dibandingkan generasi Fold 6 atau Fold 5, teknologi engsel ini lebih kompleks karena harus menahan tiga panel layar sekaligus, namun tetap tipis. TriFold benar-benar terasa seperti gabungan tablet, laptop ringan, dan smartphone premium.

Samsung Galaxy Z TriFold
Samsung Galaxy Z TriFold, Foto: Samsung

Perbandingan Ringkas dengan Ponsel Lipat Samsung Sebelumnya

Fitur Galaxy Z Fold Series Galaxy Z TriFold 
Jumlah lipatan 1 (single fold) 2 (multi-fold) 
Ukuran layar utama 7,6 inci 10 inci 
Ketebalan ±13 mm 3,9 mm saat dibuka 
Baterai ±4.400–4.800 mAh 5.600 mAh (3 sel) 
Pengalaman kerja Multi-window standar 3 aplikasi portrait penuh + Samsung DeX standalone 
Engsel FlexHinge Dual-rail FlexHinge generasi baru 

Lebih Tipis dari Galaxy Z Fold Series

Walau punya dua lipatan, Galaxy Z TriFold justru lebih tipis dari bayangan banyak orang, hanya 3,9 mm di titik tertipis saat dibuka. Engsel barunya juga dilindungi Titanium hinge housing, plus bodi yang diperkuat Advanced Armor Aluminum.

Bagian belakangnya pakai ceramic-glass fiber reinforced polymer, bikin perangkat ini rigid tapi tetap ringan di bobot 309 gram.

Layar Lebih Luas

Saat dibuka penuh, TriFold menawarkan layar 10 inci Dynamic AMOLED 2X, yang pada dasarnya terasa seperti menggabungkan tiga smartphone 6,5 inci sekaligus.

Jadi pengguna bisa edit dokumen, buka YouTube buat referensi sambil chat di WhatsApp sekaligus, semua bisa dibuka bersamaan dalam mode portrait.  

Taskbar baru di bagian kanan bawah juga bikin switching aplikasi super cepat tanpa ganggu flow kerja.

Nonton juga jadi pasti lebih seru, rasanya kayak bawa mini cinema di sakuDengan layar besar, refresh rate 120 Hz, dan brightness 2600 nits layar depan, 1600 nits layar utama

Jdi Galaxy Z TriFold cocok banget buat nonton Netflix, buka YouTube sambil baca komentar, dan nonton film sambil buka catatan

Minimized crease bikin layar lebih seamless,  peningkatan nyata dibanding Z Fold generasi sebelumnya.

Ponsel Lipat tiga Samsung Galaxy Z TriFold, Foto: Samsung

Samsung DeX Standalone, Smartphone Rasa Laptop

Ini adalah salah satu gebrakan paling keren. Galaxy Z TriFold adalah smartphone pertama yang punya Samsung DeX tanpa butuh monitor eksternal.

Artinya kamu bisa buka 4 workspace tiap workspace bisa jalankan 5 aplikasi tinggal sambungkan ke keyboard dan mouse lewat Bluetooth, langsung bisa jadi workspace portable.

Samsung mengoptimalkan fitur AI untuk dimensi layar TriFold yang luas. Termasuk Photo Assist (Generative Edit & Sketch to Image), Browsing Assist untuk ringkasan & terjemahan cepat dan Gemini Live AI multimodal, yang bisa kasih rekomendasi desain kamar hanya dengan menunjukkan foto dan referensi warna

TriFold menjadikan AI bukan cuma fitur tambahan, tapi inti dari experience generasi baru.  

Snapdragon 8 Elite Plus Baterai 5.600 mAh

Samsung menyematkan chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy. Lalu baterai 5.600 mAh dibagi ke tiga panel untuk stabilitas daya.

Mendukung 45W charging (50% dalam 30 menit), 15W wireless charging dan Wireless PowerShare. Jadi Ini upgrade signifikan dibanding Fold 6 yang hanya mengusung ±4.400 mAh.

Kamera 200MP

TriFold membawa 200 MP wide camera, 12 MP ultra-wide, 10 MP telephoto 3x optical zoom dan Dual selfie 10 MP (cover & main screen)

Didalamnya ada teknologi Adaptive Pixel Sensor memungkinkan 2x optical-quality zoom, mirip kualitas kamera flagship seri S.

Galaxy Z TriFold mulai rilis pada 12 Desember 2025 di Korea , lalu dilanjutkan di China, Taiwan, Singapura, UAE, & U.S.

Samsung juga kasih bonus 6 bulan Google AI Pro (Veo3 video generation dan 2TB cloud) dan Diskon 50% untuk 1x perbaikan layar

Galaxy Z TriFold bukan cuma smartphone lipat baru. Ini adalah awal dari era multi-fold, dimana produktivitas, kreativitas, dan hiburan menyatu dalam satu perangkat yang super fleksibel.

Buat anak muda yang aktif, TriFold rasanya seperti tablet, laptop mini, smartphone flagship yang semuanya muat di saku.