periskop.id - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh akan meningkat sekitar 10-25% selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Periode angkutan Nataru ditetapkan berlangsung mulai 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, pada masa Nataru tahun lalu, jumlah penumpang tertinggi mencapai 23.300 orang dalam satu hari. Tahun ini, angka tersebut diperkirakan meningkat hingga sekitar 26.000 penumpang per hari.
Secara rata-rata, peningkatan jumlah penumpang diproyeksikan berada di kisaran 10-25% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Tahun ini kita prediksi jumlah penumpang bisa meningkat sampai 26.000, dengan peningkatan minimal 10%," kata Eva dalam konferensi pers, Jakarta, Jumat (19/12).
Seiring proyeksi lonjakan penumpang tersebut, pihaknya meningkatkan sejumlah layanan selama masa posko Nataru. Peningkatan ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan Kereta Cepat Whoosh sebagai moda transportasi utama.
KCIC menilai potensi peningkatan penumpang tahun ini cukup signifikan dibandingkan Nataru tahun lalu. Hal ini didukung oleh bertambahnya jumlah perjalanan, peningkatan ketersediaan tempat duduk, serta perbaikan layanan gateway antar kereta.
"Kalau di tahun lalu masih 48 perjalanan, untuk Nataru tahun ini meningkat menjadi 62 perjalanan per hari. Kemudian untuk gateway antar kereta di tahun lalu masih memakan waktu sekitar 30–60 menit," jelasnya.
Dari sisi kapasitas, ketersediaan tempat duduk juga mengalami peningkatan signifikan. Pada Nataru tahun lalu, total kapasitas per hari mencapai sekitar 28.848 kursi. Tahun ini, seiring penambahan perjalanan, kapasitas meningkat menjadi sekitar 37.262 kursi per hari.
Secara kumulatif, lanjut Eva, selama 18 hari masa angkutan Nataru, yakni dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KCIC menyediakan total 659.898 tempat duduk.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 27% dibandingkan periode Nataru tahun lalu yang tercatat sebanyak 519.264 tempat duduk.
"Jumlahnya meningkat sekitar 27% dibandingkan tahun lalu," tutup Eva.
Tinggalkan Komentar
Komentar