periskop.id - Memasuki hari kerja terakhir jelang libur Natal, lonjakan mobilitas masyarakat langsung berdampak pada peningkatan jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh. Hingga Rabu (24/12) siang, KCIC mencatat penjualan tiket mencapai sekitar 15 ribu dan diprediksi terus meningkat hingga malam hari.
Jumlah tersebut diprediksi akan terus bertambah dan diperkirakan dapat melampaui 23 ribu penumpang hingga malam nanti, seiring tingginya mobilitas masyarakat yang memulai perjalanan libur Natal.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, peningkatan ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga periode libur Tahun Baru pada 1 Januari 2025.
Ia menilai kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh, khususnya pada perjalanan dari dan menuju Jakarta.
“Pada hari ini kami melihat peningkatan signifikan jumlah penumpang, khususnya pada perjalanan dari dan menuju Jakarta serta Bandung. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket lebih awal agar mendapatkan jadwal keberangkatan yang sesuai kebutuhan,” ujar Eva dalam keterangannya, Rabu (24/12).
Dari sisi tingkat keterisian, okupansi perjalanan Whoosh dari Stasiun Halim dan Bandung pada jadwal pagi hingga siang hari tercatat rata-rata telah mencapai sekitar 80%.
Sementara itu, untuk jadwal sore hari mulai pukul 15.00 WIB, tingkat keterisian juga terus meningkat dan telah mencapai rata-rata sekitar 70% serta terus bertambah seiring penjualan yang berlangsung hingga keberangkatan terakhir pukul 21.25 WIB.
Eva meminta masyarakat segera melakukan pemesanan tiket agar mendapatkan kepastian tempat duduk sebelum tiba di stasiun.
Ia menambahkan, pembelian tiket Whoosh dapat dilakukan melalui Aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, dan Traveloka.
Eva menyampaikan, pemesanan lebih awal diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan jadwal serta menghindari kepadatan pada jam-jam favorit.
“KCIC terus berkomitmen menjaga keandalan operasional, keselamatan, dan kenyamanan layanan selama periode libur Natal dan Tahun Baru, sekaligus memastikan pengalaman perjalanan yang aman dan optimal bagi seluruh penumpang,” tutup Eva.
Tinggalkan Komentar
Komentar