periskop.id - PT Bank HSBC Indonesia bersama maskapai All Nippon Airways (ANA) kembali menggelar HSBC ANA Travel Fair 2026 yang berlangsung pada 22–25 Januari 2026 di Laguna Atrium, Central Park Mall, Jakarta.
Pameran perjalanan ini menjadi salah satu travel fair pembuka tahun yang ditujukan untuk membantu nasabah dan konsumen merencanakan perjalanan lebih awal dengan penawaran harga kompetitif.
International Wealth and Premier Banking Director PT Bank HSBC Indonesia, Lanny Hendra, mengatakan penyelenggaraan travel fair di awal tahun merupakan langkah strategis agar masyarakat dapat mengamankan rencana perjalanan 2026 sejak dini, sekaligus menghindari lonjakan harga di musim puncak. Melalui ajang ini, konsumen berpeluang memperoleh penghematan hingga 40%.
Dalam pameran tersebut, sejumlah penawaran menarik dihadirkan, di antaranya tiket pulang-pergi Jakarta–Jepang mulai dari Rp3,9 juta, tiket ke Amerika Serikat mulai Rp8,6 juta, serta paket tur Jepang selama lima hari mulai dari Rp9 jutaan.
"Hal ini pun sejalan dengan laporan HSBC Quality of Life 2025 yang mengungkapkan bahwa 43% masyarakat kelas menengah-atas (affluent) di Indonesia kini menempatkan liburan sebagai salah satu tujuan finansial utama,” kata Lanny dalam konferensi pers, Jakarta, dikutip Jumat (22/1).
Memasuki tahun kedelapan penyelenggaraan, HSBC ANA Travel Fair disebut tetap menjadi bagian dari komitmen HSBC Indonesia dalam mendorong perencanaan perjalanan yang lebih matang sebagai bagian dari pengelolaan keuangan yang sehat.
Menurut Lanny, perjalanan sebaiknya diperlakukan sebagai aset strategis, bukan pengeluaran impulsif, guna meminimalkan risiko lonjakan biaya secara tiba-tiba.
"Manfaat dapat diraih secara maksimal jika perjalanan dikelola sebagai aset strategis, bukan pengeluaran impulsif, guna menghindari kerugian finansial akibat lonjakan harga mendadak," paparnya.
Strategi tersebut dinilai semakin relevan pada 2026, seiring dengan adanya 25 hari libur nasional dan cuti bersama yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk merencanakan liburan secara optimal, baik secara individu maupun keluarga.
Strategi ini pun menjadi semakin relevan di 2026 dengan total 25 hari libur nasional dan cuti bersama yang dapat dimanfaatkan oleh individu maupun keluarga dalam memaksimalkan imbal hasil tersebut.
Menurut Lanny, pemilihan waktu di bulan Januari untuk pembelian tiket di maskapai ANA adalah langkah strategis, khususnya untuk mengamankan kursi penerbangan di momen-momen utama seperti musim mekarnya bunga Sakura di Jepang yang biasa jatuh di Maret hingga awal April, periode libur sekolah di Juni, atau liburan akhir tahun.
Data historis Google Flights menunjukkan bahwa harga tiket ke Jepang atau AS bisa meningkat 30-40% jika dipesan mendekati musim-musim puncak (peak season) tersebut.
"Ditambah lagi dengan nilai tukar IDR-JPY yang saat ini sangat kompetitif, bulan Januari menjadi waktu yang baik secara finansial untuk bertransaksi dan mendapatkan imbal hasil dari perencanaan yang baik," jelasnya.
Lebih lanjut, dia mengimbau kepada para nasabah untuk maksimalkan imbal hasil melalui berbagai penawaran spesial dan keuntungan yang diterima selain dari harga spesial, HSBC Indonesia dan ANA memberikan berbagai penawaran eksklusif, seperti:
- Cicilan 0% hingga 6 bulan untuk menjaga stabilitas arus kas nasabah.
- Cashback hingga Rp16 juta.
- Kesempatan mendapatkan “Tiket Liburan ½ Harga”.
- Maksimalisasi Poin Rewards untuk mendapatkan penghematan hingga 50% dan upgrade kursi penerbangan ke Kelas Bisnis.
- Pengumpulan mile lebih cepat saat berlibur hingga 12 kali HSBC Poin Rewards untuk transaksi di luar negeri dengan rate kompetitif mulai dari Rp3.200 untuk 1 mile.
- Voucher layanan antar-jemput bandara di Jepang, senilai Rp1.000.000 dengan memenuhi persyaratan pembelanjaan.
- Kesempatan memenangkan tiket ke Tokyo untuk nilai pembelanjaan tertinggi saat pameran (Top Spender).
Tinggalkan Komentar
Komentar