periskop.id - Single’s Inferno sendiri merupakan reality show asal Korea Selatan yang mempertemukan para lajang di sebuah pulau terpencil dengan fasilitas terbatas. Para peserta hanya bisa menikmati kemewahan hotel jika berhasil menemukan pasangan.
Di antara para peserta, Samuel Lee menjadi salah satu yang paling disorot. Selain karismanya di layar, ia juga menarik perhatian karena latar belakangnya yang dinilai mentereng, bahkan sempat muncul rumor yang menyebut dirinya sebagai cucu mantan presiden.
Profil Samuel Lee
Samuel Lee, yang memiliki nama Korea Lee Sung Hun, merupakan salah satu peserta Single’s Inferno 5. Ia diketahui menetap dan beraktivitas di New York, Amerika Serikat.
Pria berusia 28 tahun ini merupakan lulusan University of California, Berkeley (UC Berkeley). Dalam karier profesionalnya, ia berkiprah di bidang teknologi dan juga dikenal sebagai seorang quantitative trader.
Latar Belakang Pendidikan Samuel Lee
Sebelum tampil di Single’s Inferno Season 5, Lee Sung Hun merupakan warga negara Korea Selatan yang telah lama tinggal dan berkarier di Amerika Serikat. Pendidikan menengahnya ditempuh di Bergen County Academies, salah satu sekolah menengah bergengsi di AS.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke University of California, Berkeley (UC Berkeley) dan meraih gelar Bachelor of Computer Science. Usai menyelesaikan studi, Samuel Lee memilih untuk menetap di Amerika Serikat dan meniti karier profesional. Dengan latar belakang di bidang teknologi, ia pun berkiprah di sejumlah perusahaan teknologi untuk mengembangkan keahliannya.
Karier Profesional yang Gemilang
Samuel Lee memiliki rekam jejak karier yang terbilang mengesankan. Sebelum meniti karier profesional, ia lebih dulu mengasah pengalamannya melalui program magang di Accenture Research sebagai AI research intern. Setelah menjalani magang selama sekitar tiga bulan, ia melanjutkan pengalamannya dengan bergabung sebagai software engineer intern di Amazon.
Pada tahun 2021, Samuel Lee memperoleh pekerjaan profesional pertamanya di Google dengan posisi software engineer. Ia sempat bekerja hampir dua tahun di kantor Google yang berlokasi di Mountain View, California.
Selanjutnya, Lee memutuskan pindah ke New York untuk mengembangkan karier di bidang yang berbeda, yakni sebagai quantitative trader. Dalam peran ini, ia bertanggung jawab menganalisis pergerakan pasar perdagangan dengan mengandalkan kemampuan matematika dan statistik.
Kontroversi dan Isu yang Membuat Samuel Lee Disorot
Nama Samuel Lee sempat terseret kontroversi usai Single’s Inferno Season 5 mulai tayang. Ia dituding terlibat isu perselingkuhan yang disebut-sebut datang dari sosok yang diduga mantan kekasihnya, Hena Yang, serta seorang konten kreator bernama FlawlessKevin. Menanggapi hal tersebut, Samuel Lee membantah semua tuduhan lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, meski unggahan tersebut kemudian dihapus.
Dalam klarifikasinya, Samuel menjelaskan bahwa pertemuan yang dipersoalkan hanyalah agenda makan santai bersama teman. Meski demikian, isu ini membuat opini publik terbelah, dengan sebagian netizen menerima penjelasannya dan sebagian lainnya masih meragukan. Pihak produksi Single’s Inferno Season 5 juga turut memberikan klarifikasi terkait kehidupan pribadi sang peserta.
Di tengah kontroversi tersebut, popularitas Samuel Lee justru semakin meningkat. Ia bahkan sempat dirumorkan sebagai cucu dari mantan Presiden Korea Selatan, Lee Myung-bak. Spekulasi ini muncul karena netizen menilai adanya kemiripan wajah dan suara. Namun, isu mengenai hubungan keluarga tersebut dipastikan tidak benar dan tidak didukung oleh bukti resmi.
Tinggalkan Komentar
Komentar