periskop.id - Siapa sangka sinema Indonesia bakal seheboh ini di panggung dunia? Tahun 2025 resmi menjadi saksi bisu ledakan kreativitas pegiat film tanah air di Netflix. Tak tanggung-tanggung, film Abadi Nan Jaya sukses mencetak sejarah dengan menembus 22,7 juta penayangan global, meninggalkan angka-angka fantastis yang sebelumnya sulit dibayangkan. Dari laga yang memacu adrenalin hingga drama domestik yang bikin sesak dada, film lokal kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan primadona yang diburu penonton internasional. Penasaran film apa saja yang berhasil mencuri perhatian dunia? Mari bedah daftar lengkapnya!
Tembus 22,7 Juta Tayangan, Abadi Nan Jaya Jadi Film Lokal Paling Laris
Berbicara soal puncak popularitas film Indonesia di Netflix, Abadi Nan Jaya layak mendapat sorotan utama. Berdasarkan data Flix Patrol, film ini mencatat 22,7 juta penayangan dan resmi menjadi film Indonesia paling banyak ditonton secara global di Netflix sepanjang 2025. Posisi berikutnya ditempati The Most Beautiful Girl in the World dengan 15,8 juta penayangan, disusul film action The Shadow Strays yang meraih 15,2 juta penayangan.
Menariknya, daftar ini menunjukkan selera penonton global yang kian terbuka pada beragam genre film Indonesia. Tak lagi didominasi horor, action dan drama romantis kini mulai mencuri perhatian. Kesuksesan The Shadow Strays membuktikan bahwa laga khas Indonesia masih memiliki daya tarik kuat, dengan kualitas produksi dan koreografi yang semakin matang.
Di sisi lain, film horor tetap berjaya. Sumala (9,3 juta) dan Petaka Gunung Gede (4,4 juta) menunjukkan bahwa mitos dan cerita lokal Nusantara masih diminati pasar internasional. Keunikan inilah yang menjadi kunci, menghadirkan warna baru di tengah kejenuhan penonton dunia terhadap formula film yang itu-itu saja.
Isu Sosial dan Drama Emosional Indonesia yang Menembus Pasar Internasional
Di luar genre laga dan horor, daftar ini juga diisi film bertema isu sosial dan kisah nyata yang viral. Norma: Antara Mertua dan Menantu mencatat 4,1 juta penayangan, membuktikan bahwa drama domestik penuh konflik ternyata mampu menarik perhatian penonton global. Emosi universal seperti pengkhianatan dan perjuangan mencari keadilan menjadi kunci daya tariknya.
Sementara itu, A Normal Woman sukses meraih 13,2 juta penayangan lewat kisah tentang peran perempuan yang dikemas dengan sinematografi kuat. Kang Mak (from Pee Mak), adaptasi dari film Tailan, juga tampil solid dengan 4,7 juta penayangan, berkat komedi khas Indonesia yang terasa segar bagi audiens internasional.
Tak ketinggalan, Laura (4 juta) dan Setetes Embun Cinta Niyala (14,4 juta) menghadirkan drama emosional yang menyentuh. Keberagaman genre ini menegaskan bahwa industri film Indonesia semakin matang dan sehat, tak bergantung pada satu jenis cerita saja, sekaligus membuka peluang Indonesia menjadi pusat konten baru di Asia.
Daftar Film Drama Indonesia Paling Banyak Ditonton di Netflix 2025
Bagi yang ingin melihat data lengkapnya agar bisa menjadi referensi saat mengobrol dengan sesama pencinta film, berikut adalah urutan 10 besar film Indonesia di Netflix sepanjang tahun 2025.
- Abadi Nan Jaya (22,7 juta)
- The Most Beautiful Girl in the World (15,8 juta)
- The Shadow Strays (15,2 juta)
- Setetes Embun Cinta Niyala (14,4 juta)
- A Normal Woman (13,2 juta)
- Sumala (9,3 juta)
- Kang Mak (from Pee Mak) (4,7 juta)
- Petaka Gunung Gede (4,4 juta)
- Norma: Antara Mertua dan Menantu (4,1 juta)
- Laura (4 juta)
Melihat daftar tersebut, satu hal jadi jelas bahwa 2025 adalah tahun emas bagi perfilman Indonesia di panggung global. Dukungan penonton melalui platform resmi seperti Netflix berperan besar dalam membuka peluang pendanaan dan mendorong sineas tanah air untuk terus berkarya. Jadi, mari terus dukung karya anak bangsa secara legal agar industri film Indonesia makin mendunia.
Tinggalkan Komentar
Komentar