Periskop.id - Bagaimana Anda menilai moralitas orang-orang di sekitar Anda? Pertanyaan sederhana ini menjadi dasar dari laporan terbaru yang dirilis oleh Pew Research Center melalui Global Attitudes Survey 2025.
Survei yang dilakukan di 25 negara ini membedah bagaimana masyarakat menilai etika dan moral sesama warga di negara mereka sendiri. Hasilnya cukup mengejutkan dan menempatkan Indonesia pada posisi yang sangat prestisius di kancah global.
Responden dalam survei ini diminta memberikan penilaian apakah orang-orang di negara mereka secara moral masuk dalam kategori positif (sangat baik atau cukup baik) atau kategori negatif (cukup buruk atau sangat buruk).
Data yang terkumpul menunjukkan adanya jurang perbedaan yang besar antara tingkat kepercayaan sosial di negara-negara Timur dan Barat.
Indonesia dan Kanada: Barometer Kepercayaan Global
Dalam konteks persepsi moral, Indonesia menempati posisi puncak bersama Kanada. Sebanyak 92% responden di Indonesia menilai sesama warga negaranya memiliki moral yang baik, sementara hanya 8% yang memberikan penilaian negatif.
Angka ini membawa Indonesia menjadi negara dengan tingkat kepercayaan moral masyarakat tertinggi di antara seluruh negara yang disurvei.
Tingginya angka ini melampaui capaian sejumlah negara maju yang selama ini sering dianggap memiliki keteraturan sosial yang tinggi seperti Jepang, Inggris, Belanda, dan Australia.
Fenomena ini mengindikasikan bahwa meskipun dunia sedang menghadapi berbagai tantangan global, masyarakat Indonesia tetap memegang teguh pandangan positif terhadap integritas sesama warga.
Dominasi Asia dan Kontras di Negara Barat
Jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia lainnya, posisi Indonesia tetap yang terkuat. India menyusul dengan angka 88%, sementara Jepang berada di angka 83% dan Korea Selatan di angka 78%.
Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat di Indonesia memiliki kecenderungan untuk menilai lingkungan sosial mereka secara lebih optimistis dibandingkan negara di regional yang sama.
Kontras yang mencolok terlihat pada negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat. Negeri Paman Sam tersebut menjadi negara dengan penilaian paling negatif dalam survei ini. Tercatat hanya 47% responden Amerika Serikat yang menilai sesama warga mereka bermoral baik, sementara mayoritas sebesar 53% justru memberikan penilaian buruk.
Kondisi serupa, meski sedikit lebih baik, terlihat di Turki dan Brasil yang hanya mencatatkan tingkat penilaian positif sekitar 51 persen.
Mengapa Indonesia Begitu Optimistis?
Tingginya tingkat kepercayaan sosial di Indonesia ini mencerminkan masih kuatnya akar nilai-nilai komunal dalam kehidupan sehari-hari.
Budaya gotong royong, solidaritas komunitas, serta norma kolektif yang melekat kuat disinyalir menjadi faktor utama yang menjaga persepsi positif ini tetap tinggi.
Posisi Indonesia yang berada di puncak klasemen kepercayaan moral publik ini memberikan pesan kuat bahwa modal sosial bangsa masih sangat solid, bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara maju yang memiliki sistem hukum dan infrastruktur sosial yang lebih mapan.
Berikut adalah urutan negara berdasarkan persentase warga yang menilai sesama warga mereka bermoral baik:
| Peringkat | Negara | Persentase (%) |
|---|---|---|
| 1 | Indonesia | 92 |
| 2 | Kanada | 92 |
| 3 | India | 88 |
| 4 | Swedia | 88 |
| 5 | Australia | 85 |
| 6 | Jepang | 83 |
| 7 | Meksiko | 83 |
| 8 | Inggris | 82 |
| 9 | Belanda | 80 |
| 10 | Korea Selatan | 78 |
| 11 | Jerman | 72 |
| 12 | Kenya | 72 |
| 13 | Nigeria | 71 |
| 14 | Spanyol | 71 |
| 15 | Argentina | 70 |
| 16 | Polandia | 70 |
| 17 | Israel | 68 |
| 18 | Hungaria | 68 |
| 19 | Afrika Selatan | 63 |
| 20 | Italia | 59 |
| 21 | Yunani | 55 |
| 22 | Prancis | 55 |
| 23 | Turki | 51 |
| 24 | Brasil | 51 |
| 25 | Amerika Serikat | 47 |
Tinggalkan Komentar
Komentar