Periskop.id - Momen Lebaran selalu identik dengan kumpul keluarga besar dan tradisi silaturahmi yang hangat. Namun, di balik suasana penuh kebahagiaan tersebut, ada risiko kesehatan yang sering tidak disadari, terutama bagi bayi dan balita.

Kehadiran bayi yang menggemaskan kerap membuat orang ingin mencubit pipi, memegang tangan, hingga menciumnya. Padahal, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko penularan penyakit pada bayi yang sistem imunnya belum matang.

Mengapa Bayi Tidak Boleh Sembarangan Disentuh dan Dicium?

Menurut dokter anak, dr. Hendra, Sp.A, bayi memiliki kondisi fisik yang sangat rentan terhadap penularan penyakit, terutama melalui kontak langsung. Hal ini disebabkan sistem kekebalan tubuh bayi yang belum berkembang sempurna.

“Gemes itu wajar, tapi cium-cium, pegang-pegang, toel-toel itu egois namanya. Kita gak pernah tahu abis pegang apa, lagi inkubasi virus apa, atau abis sembuh dari sakit apa. Dan bayi itu imunnya jelas belum matang” jelas dr. Hendra, Sp.A, dalam unggahan di akun pribadi TikTok miliknya, Selasa (3/3).

Artinya, dorongan untuk mengekspresikan rasa gemas justru bisa berisiko membahayakan kesehatan bayi. Selain itu, menyuapi bayi secara sembarangan berisiko karena sistem pencernaan bayi belum siap menerima makanan tertentu sehingga dapat menimbulkan gangguan pencernaan.

Penyakit yang Bisa Menular ke Bayi Saat Lebaran

Melansir Antara, Selasa (10/3), Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada berinteraksi dengan bayi.

Menurut berbagai sumber, kontak fisik yang terlalu dekat dapat menularkan berbagai penyakit berbahaya kepada bayi, di antaranya:

  • Campak
    Penyakit ini sangat menular melalui droplet, kontak langsung, atau benda yang terkontaminasi. Virus ini bahkan bisa bertahan di udara hingga dua jam.
  • Meningitis
    Merupakan peradangan pada selaput otak akibat infeksi bakteri atau virus yang bisa menyebabkan demam tinggi, kejang, hingga penurunan kesadaran.
  • Herpes Simplex Virus (HSV) Tipe 1
    Virus ini menular lewat ciuman dan udara (saat bersin atau batuk). Pada bayi, infeksi ini menyebabkan luka di bibir, ruam kulit, sesak napas, hingga kondisi fatal karena sistem imun yang lemah.
  • Cacar Air
    Virus varisela zoster menyebar melalui droplet dan menyebabkan ruam gatal serta demam tinggi pada bayi. 

Tips Aman Berinteraksi dengan Bayi Saat Lebaran

Satu ciuman atau sentuhan sederhana bisa menjadi awal dari penularan penyakit yang mengancam nyawa. Oleh karena itu, orang tua memiliki hak penuh untuk mengatakan tidak atau menolak ketika ada tamu yang ingin menyentuh anak mereka. 

Sikap tegas ini bukanlah bentuk ketidaksopanan atau paranoid, melainkan bentuk perlindungan utama bagi kesehatan buah hati.

Jika ingin berinteraksi, para tamu cukup melihat dari jarak aman, mengajak mengobrol tanpa kontak fisik, atau memastikan tangan telah dicuci bersih dengan sabun sebelum mendekat. Menjaga jarak demi kesehatan bayi adalah bentuk silaturahmi yang jauh lebih bijak.