periskop.id - Harga sejumlah komoditas pangan terpantau mengalami pergerakan variatif pada Senin, 16 Februari 2026. Secara umum, kenaikan harga pangan hari ini dipicu oleh lonjakan cabai rawit merah dan hijau, serta minyak goreng, sementara beberapa komoditas seperti beras dan gula cenderung stabil atau mengalami penurunan tipis.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, lonjakan tertinggi terjadi pada cabai rawit merah dan cabai rawit hijau.

Harga cabai rawit merah tercatat sebesar Rp80.300 per kilogram atau naik 6,64% dibandingkan sebelumnya. Cabai rawit hijau ikut menguat 6,02% menjadi Rp57.250 per kg. Sementara itu, cabai merah keriting turun 2,54% ke level Rp44.050 per kg, dan cabai merah besar turun tipis 0,35% menjadi Rp43.100 per kg.

Di kelompok bawang, bawang merah ukuran sedang naik 1,26% menjadi Rp44.350 per kg, sedangkan bawang putih ukuran sedang menguat 2,59% ke level Rp41.650 per kg.

Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi kualitas 1 tercatat Rp140.500 per kg atau turun 2,06%, sedangkan daging sapi kualitas 2 turun 0,63% menjadi Rp135.100 per kg. Daging ayam ras segar naik 2,92% ke Rp42.350 per kg, dan telur ayam ras segar meningkat 1,42% menjadi Rp32.200 per kg.

Di sisi beras, beberapa kualitas mengalami penurunan harga, seperti beras super I turun 3,21% ke Rp16.600 per kg dan super II turun 3,59% menjadi Rp16.100 per kg.

Beras medium I tetap Rp15.900 per kg, medium II turun 1,27% menjadi Rp15.550 per kg, sedangkan beras bawah II naik 2,43% ke Rp14.750 per kg dan bawah I turun tipis 0,35% menjadi Rp14.350 per kg.

Harga gula pasir premium turun 0,5% ke Rp19.750 per kg, gula pasir lokal turun 0,27% menjadi Rp18.350 per kg. Minyak goreng curah naik 3,44% menjadi Rp19.550 per kg, sementara minyak goreng kemasan bermerek 1 dan 2 masing-masing naik 1,77% dan 1,86% ke level Rp23.000 dan Rp21.950 per kg.