periskop.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam pada pekan ini diproyeksikan bergerak dalam rentang Rp2,400 juta hingga Rp2,610 juta per gram, mengikuti dinamika harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.

Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, harga emas Antam tercatat berada di level Rp2.488.000 per gram. Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, apabila harga emas dunia mengalami kenaikan pada awal pekan, harga logam mulia di dalam negeri akan menyesuaikan.

“Tetapi apabila harga emas dunia naik, di hari Senin melonjak tinggi ke US$4.426 per troy ounce, maka harga logam mulia diperdagangkan di Rp2.518.000,” kata dia, Senin (5/1).

Selanjutnya, pergerakan harga logam mulia juga diproyeksikan mengikuti tren emas dunia dalam satu minggu ke depan. 

“Dalam satu minggu ke depan harga emas dunia naik, kemungkinan akan kembali ke US$4.505 per troy ounce. Nah, harga logam mulianya berada di Rp2.610.000,” lanjutnya.

Selain skenario kenaikan, Ibrahim juga memaparkan potensi penurunan harga logam mulia apabila harga emas dunia bergerak turun dan rupiah menguat. Dalam perhitungannya, harga logam mulia akan ditutup di Rp2.400.000 apabila harga emas dunia turun, rupiah pun ikut menguat.

Dalam skenario pelemahan harga emas dunia pada awal pekan, harga logam mulia juga disebut berpotensi bergerak turun lebih dulu sebelum akhir pekan.

“Kalau seandainya harga emas dunia dalam transaksi di hari Senin turun, diperdagangkan di US$4.258 per troy ounce, maka harga logam mulia berada di Rp2.458.000,” tukas Ibrahim.