Periskop.id - Industri perfilman Indonesia terus menunjukkan taringnya dengan pencapaian angka penonton yang fantastis.
Tahun 2025 menjadi saksi sejarah baru dalam dunia sinema tanah air ketika film Jumbo berhasil menggeser rekor yang selama beberapa tahun terakhir dipegang erat oleh film horor fenomenal.
Untuk memahami skala kesuksesan sebuah film, data tidak hanya dilihat dari jumlah tiket yang terjual, tetapi juga estimasi pendapatan kotor yang dihasilkan. Berdasarkan data yang diolah oleh tim Periskop dari laman resmi Film Indonesia per 30 Desember 2025, angka pendapatan kotor dihitung dengan mengalikan total penonton dengan asumsi harga tiket rata-rata pada tahun edar film tersebut.
Berikut adalah rincian asumsi pendapatan per penonton yang digunakan sebagai acuan:
- 2008: Rp 13.000
- 2009: Rp 14.000
- 2010: Rp 15.000
- 2012: Rp 22.000
- 2013: Rp 30.000
- 2015–2016: Rp 35.000
- 2017-2018: Rp 37.000
- 2019–2025: Rp 40.000
Asumsi ini mencerminkan tren kenaikan harga tiket bioskop seiring waktu, sekaligus memberi gambaran kasar mengenai potensi pemasukan film dari penjualan tiket.
Peta persaingan film terlaris saat ini didominasi oleh genre horor, komedi, dan drama keluarga. Kejutan besar terjadi di posisi puncak, di mana film Jumbo yang rilis pada tahun 2025 berhasil menembus angka 10,2 juta penonton. Dengan asumsi harga tiket Rp40.000 per penonton, pendapatan kotor Jumbo diperkirakan mencapai Rp408,7 miliar.
Di posisi kedua terdapat KKN di Desa Penari yang tayang pada 2022. Film horor ini mencatat sekitar 10 juta penonton dengan estimasi pendapatan kotor sekitar Rp402.4 miliar. Fenomena KKN di Desa Penari sempat mendominasi percakapan publik dan media sosial, menjadikannya salah satu tonggak penting dalam sejarah film horor Indonesia.
Peringkat ketiga ditempati oleh Agak Laen: Menyala Pantiku! yang dirilis pada 2025. Film ini mengumpulkan 9,5 juta penonton dengan estimasi pendapatan Rp381 miliar. Sementara itu, film pendahulunya, Agak Laen, berada di posisi keempat dengan 9,1 juta penonton dan pendapatan kotor sekitar Rp365 miliar.
Di peringkat kelima, Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 mencatat 6,8 juta penonton dengan estimasi pendapatan Rp240 miliar. Film ini menjadi bukti kuat nostalgia Warkop DKI masih memiliki basis penonton yang sangat besar.
Sementara itu, Pengabdi Setan 2: Communion berada di peringkat keenam dengan 6,4 juta penonton dan pendapatan kotor sekitar Rp255,6 miliar. Angka pendapatan film ini bahkan lebih tinggi dari Warkop DKI Reborn karena perbedaan asumsi harga tiket pada tahun rilis.
Genre drama remaja juga memiliki tempat tersendiri. Dilan 1990 dan Dilan 1991 masing masing menempati peringkat ketujuh dan kesepuluh, dengan total penonton lebih dari 11 juta orang jika digabungkan.
Film adaptasi Miracle in Cell No. 7 berada di peringkat kedelapan dengan 5,86 juta penonton dan estimasi pendapatan Rp234,4 miliar. Diikuti oleh Vina: Sebelum 7 Hari yang meraih 5,81 juta penonton dan pendapatan sekitar Rp232,6 miliar.
Genre horor kembali muncul lewat Sewu Dino di peringkat kesebelas, sementara film komedi dan drama populer seperti Kang Mak: from Pee Mak dan Ipar Adalah Maut turut mengisi daftar 15 besar.
Menutup daftar adalah Laskar Pelangi, film yang sering dianggap sebagai titik awal kebangkitan perfilman Indonesia modern. Dengan 4,7 juta penonton, film ini menghasilkan estimasi pendapatan Rp61,3 miliar. Angka tersebut terlihat lebih kecil dibanding film film setelahnya karena harga tiket bioskop pada 2008 masih jauh lebih rendah.
Adapun, berikut adalah daftar lengkapnya berdasarkan urutan peringkat:
| Peringkat | Judul Film | Tahun Edar | Jumlah Penonton | Estimasi Pendapatan Kotor (Rp) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Jumbo | 2025 | 10.218.708 | 408.748.320.000 |
| 2 | KKN di Desa Penari | 2022 | 10.061.033 | 402.441.320.000 |
| 3 | Agak Laen: Menyala Pantiku! | 2025 | 9.525.928 | 381.037.120.000 |
| 4 | Agak Laen | 2024 | 9.126.979 | 365.079.160.000 |
| 5 | Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 | 2016 | 6.858.616 | 240.051.560.000 |
| 6 | Pengabdi Setan 2: Communion | 2022 | 6.390.970 | 255.638.800.000 |
| 7 | Dilan 1990 | 2018 | 6.315.664 | 233.679.568.000 |
| 8 | Miracle in Cell No 7 | 2022 | 5.861.067 | 234.442.680.000 |
| 9 | Vina: Sebelum 7 Hari | 2024 | 5.815.945 | 232.637.800.000 |
| 10 | Dilan 1991 | 2019 | 5.253.411 | 210.136.440.000 |
| 11 | Sewu Dino | 2023 | 4.891.469 | 195.658.760.000 |
| 12 | Kang Mak: from Pee Mak | 2024 | 4.860.565 | 194.422.600.000 |
| 13 | Ipar Adalah Maut | 2024 | 4.776.565 | 191.062.600.000 |
| 14 | Pabrik Gula | 2025 | 4.726.760 | 189.070.400.000 |
| 15 | Laskar Pelangi | 2008 | 4.719.453 | 61.352.889.000 |
Tinggalkan Komentar
Komentar