Periskop.id - Industri film dunia kembali mencatatkan sejarah baru pada malam penganugerahan Academy Awards yang digelar Minggu malam (15/3). 

Melansir Variety pada Senin (16/3), film fenomena global produksi Sony Animation, KPop Demon Hunters, resmi dinobatkan sebagai Film Animasi Terbaik.

Kemenangan ini mengukuhkan dominasi film tersebut setelah sebelumnya tercatat sebagai tayangan yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah platform streaming Netflix. 

Dalam persaingan memperebutkan piala emas tersebut, KPop Demon Hunters berhasil mengungguli sejumlah nominasi kuat lainnya, yaitu Arco, Elio, Little Amélie or the Character of Rain, dan Zootopia 2.

Dominasi Tanpa Henti dan Rekor Perempuan Asia

Kemenangan di ajang Oscar 2026 seolah menjadi puncak dari perjalanan prestasi film ini yang tak terbendung. Sebelum meraih penghargaan tertinggi di Hollywood, film garapan sutradara Maggie Kang dan Chris Appelhans ini telah menyapu bersih berbagai penghargaan bergengsi lainnya.

KPop Demon Hunters tercatat memenangkan kategori Film Animasi Terbaik di Golden Globes, Critics’ Choice Awards, hingga PGA Awards. Selain itu, film ini juga sukses membawa pulang 10 trofi dari ajang Annie Awards.

Prestasi ini juga melahirkan catatan sejarah baru bagi keterwakilan perempuan di industri film global. Kang selaku sutradara dan Michelle L.M. Wong sebagai produser resmi menjadi perempuan Asia pertama yang berhasil memenangkan Oscar dalam kategori Film Animasi Terbaik.

Kejayaan Musik K-Pop Melalui Lagu "Golden"

Keberhasilan film ini tidak hanya terbatas pada visual dan ceritanya. Lagu andalan berjudul “Golden” juga berhasil memenangkan Oscar untuk kategori Lagu Orisinal Terbaik. 

Kemenangan ini sangat fenomenal karena “Golden” menjadi lagu K-pop pertama dalam sejarah yang mampu meraih piala Oscar.

Lagu ini mengalahkan deretan nominasi besar lainnya seperti “I Lied to You” dari film Sinners, “Dear Me” karya Diane Warren, lagu utama karya Nick Cave dan Bryce Dessner dari film Train Dreams, serta “Sweet Dreams of Joy” karya Nicholas Pike.

EJAE, yang mengisi suara nyanyian untuk karakter Rumi, bersama penulis lagu Mark Sonnenblick dan tim produser musik asal Korea Selatan dari The Black Label (Yu Han Lee, Hee Dong Nam, dan Zhun), mencatatkan diri sebagai orang Korea pertama yang memenangkan Oscar untuk Lagu Orisinal Terbaik.

Masa Depan Sekuel dan Kontrak Eksklusif

Kabar baik bagi para penggemar tidak berhenti di malam penghargaan. Pihak Netflix telah mengumumkan pengembangan sekuel film ini pada pekan lalu. Kang dan Appelhans dipastikan kembali mengisi posisi sutradara sekaligus penulis naskah untuk kisah lanjutan tersebut.

Film sekuel ini dilaporkan menargetkan jadwal rilis pada tahun 2029 mendatang. Proyek ini juga menjadi langkah awal dari kontrak eksklusif jangka panjang antara duo sutradara tersebut dengan Netflix untuk menggarap berbagai proyek animasi di masa depan.