periskop.id - PT Hatten Bali Tbk (WINE) resmi menetapkan pembagian dividen tunai senilai Rp9,48 miliar dari laba tahun buku 2025. Keputusan itu disetujui pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Nilai dividen yang ditetapkan setara Rp3,5 per saham, mencerminkan sekitar 24% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp39,52 miliar.

Advertisement

"Perseroan tetap menjaga keseimbangan antara pembagian dividen dan kebutuhan ekspansi usaha," ujar manajemen WINE dalam keterangan resmi, Senin (15/6).

Manajemen menerangkan, kebijakan dividen ini dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan pendanaan internal sekaligus memberikan imbal hasil bagi pemegang saham.

Porsi terbesar laba bersih, yakni 76% atau sekitar Rp30,03 miliar, tidak dibagikan sebagai dividen. Dana tersebut dibukukan sebagai laba ditahan guna menopang kegiatan operasional dan pengembangan bisnis perseroan ke depan.

Dihitung berdasarkan harga penutupan saham WINE di level Rp146, dividen Rp3,5 per saham itu mencerminkan dividend yield sekitar 2,4%.

Sepanjang tahun buku 2025, WINE membukukan laba bersih sekitar Rp40 miliar. Dari total tersebut, hanya Rp39,52 miliar yang diatribusikan langsung kepada pemilik entitas induk dan menjadi dasar perhitungan dividen.

Skema pembagian dividen ini menempatkan porsi ekspansi jauh lebih besar dibanding imbal hasil langsung ke pemegang saham. Strategi serupa kerap ditempuh emiten yang sedang dalam fase pertumbuhan aktif.