Iklan
Film

13 Film Kartun Movie Terbaik untuk Mengisi Akhir Pekan

13 film kartun terbaik yang bisa dinikmati bersama keluarga saat akhir pekan. Film-film ini tak hanya menghibur, tetapi juga menyuguhkan visual menarik dan pesan bermakna.

13 Film Kartun Movie Terbaik untuk Mengisi Akhir Pekan
13 Film Kartun Movie Terbaik. Dok. Ist.
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Akhir pekan tanpa tontonan seru rasanya kurang lengkap, apalagi kalau ditemani camilan dan keluarga di rumah. Film animasi selalu jadi pilihan terbaik karena dapat dinikmati semua kalangan—mulai dari anak-anak sampai orang dewasa yang masih menyimpan jiwa kanak-kanak. 

Berikut adalah 13 rekomendasi film kartun terbaik yang sudah terbukti kualitasnya lewat rating tinggi dari kritikus maupun penonton, disusun dari yang terbaru hingga ke yang paling lawas. 

1. The Wild Robot (2024) 

Menceritakan tentang Roz, sebuah robot canggih yang terdampar di pulau terpencil dan harus beradaptasi dengan alam liar. Karena sebuah kecelakaan, Roz akhirnya mengasuh seekor anak angsa yatim piatu hingga menjadi induk angkat yang penuh kasih sayang. 

Gaya visual dalam film menyerupai lukisan cat air yang bergerak, sangat berbeda dari animasi CGI kebanyakan. Temanya menyentuh tentang keibuan, penerimaan diri, serta hubungan unik antara robot (atau mesin) dengan alam.

The Wild Robot mendapatkan pujian luas dari para kritikus dan menjadi salah satu tontonan wajib di akhir pekan bagi keluarga yang ingin menangis haru sekaligus terpukau dengan visualnya. 

2. Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023)

Sekuel dari Into the Spider-Verse ini melanjutkan petualangan Miles Morales yang kini menjelajahi berbagai dimensi multisemesta Spider-Man. Film ini masuk dalam jajaran film animasi CGI terbaik sepanjang masa versi Rotten Tomatoes. 

Keunikannya ada pada gaya animasi yang mampu memadukan berbagai teknik visual berbeda di setiap dimensi, sehingga menciptakan pengalaman menonton yang belum pernah ada sebelumnya. 

Film ini cocok ditonton saat liburan karena aksinya yang memacu adrenalin namun tetap mempunyai kedalaman cerita soal identitas dan takdir. 

3. Puss in Boots: The Last Wish (2022)

Setelah bertahun-tahun absen, si kucing bersepatu bot kembali dengan cerita yang jauh lebih matang dan gelap dibanding film sebelumnya. Puss harus menghadapi kenyataan bahwa nyawanya tinggal satu dari sembilan, sehingga ia harus berdamai dengan rasa takut akan kematian. 

Film ini mempunyai gaya animasi yang terinspirasi seni bergaya lukisan dengan frame rate unik, mirip pendekatan Spider-Verse. 

Tema tentang menghargai hidup membuat film tersebut wajib menjadi tontonan akhir pekan bersama keluarga yang ingin menikmati sesuatu lebih dari sekadar lucu-lucuan.

4. Turning Red (2022)

Mengangkat kisah Mei, seorang remaja keturunan Tionghoa-Kanada yang tiba-tiba bisa berubah menjadi panda merah raksasa setiap kali emosinya meluap. 

Keunikannya terletak pada keberanian mengangkat tema tentang pubertas, tekanan orang tua, serta pencarian jati diri remaja perempuan yang dikemas dengan cara jujur dan lucu. 

Latar budaya Tionghoa yang kental serta soundtrack ala boyband awal 2000-an membuat film ini terasa segar dan personal. Cocok untuk ditonton akhir pekan bersama remaja di rumah sambil membuka obrolan soal perubahan masa puber. 

5. Encanto (2021)

Kisah keluarga Madrigal yang tinggal di rumah ajaib di pegunungan Kolombia menyuguhkan musik-musik ciptaan Lin-Manuel Miranda yang catchy dan penuh makna. 

Mirabel, satu-satunya anggota keluarga tanpa kekuatan magis, harus menyelamatkan keajaiban keluarganya yang mulai memudar. 

Encanto mempunyai representasi budaya Amerika Latin yang detail dan lagu-lagu yang sempat viral di seluruh dunia, seperti "We Don't Talk About Bruno". Sangat pas untuk tontonan liburan karena bisa dinikmati sambil ikut bernyanyi bersama keluarga. 

6. Soul (2020)

Pixar kembali menghadirkan film yang mengajak penonton merenungkan makna hidup lewat kisah Joe Gardner, guru musik yang jiwanya terlepas dari tubuh sesaat sebelum pertunjukan terbesar dalam hidupnya. 

Ia terdampar di alam "Sebelum Kehidupan" dan harus membantu sebuah jiwa bernama 22 menemukan "percikan" untuk hidup di dunia. 

Film ini berani membahas tentang filosofi hidup, passion, dan kebahagiaan sederhana dengan cara yang mudah dicerna, tapi tetap mendalam untuk orang dewasa. Musik jazz yang mengalir sepanjang film juga jadi nilai tambah tersendiri.

7. Coco (2017)

Mengangkat tradisi Dia de los Muertos (Hari Orang Mati) Meksiko lewat kisah Miguel, bocah pecinta musik yang tanpa sengaja terdampar di Tanah Arwah. Coco meraih skor tinggi 97 persen di Rotten Tomatoes, menjadikannya salah satu film animasi paling dipuji kritikus. 

Film ini berhasil membuat visualisasi Tanah Arwah yang penuh warna, serta pesan mendalam mengenai pentingnya mengenang leluhur. 

Lagu "Remember Me" yang emosional membuat film Coco jadi tontonan yang mampu membuat satu keluarga menangis bersama di akhir pekan.

8. Zootopia (2016)

Berlatar kota metropolitan yang dihuni oleh berbagai spesies hewan, film ini mengikuti Judy Hopps, kelinci pertama yang menjadi polisi, berduet dengan Nick Wilde si rubah penipu ulung untuk memecahkan kasus misterius. 

Zootopia masuk daftar film animasi CGI dengan reputasi kritik terbaik sepanjang masa, serta mampu membuat sindiran sosial mengenai prasangka dan stereotip yang dikemas dengan cerdas namun tetap ramah anak. 

Selain lucu, film ini juga mengandung sarat pesan moral tentang toleransi, sangat cocok menjadi tontonan liburan.  

9. Inside Out (2015)

Film ini membawa penonton masuk ke dalam pikiran seorang anak perempuan bernama Riley, di mana lima emosi dasarnya—Joy, Sadness, Anger, Fear, dan Disgust—mengendalikan setiap keputusan hidupnya. 

Inside Out mendapat skor 98 persen, salah satu yang tertinggi di antara film animasi manapun. Konsep dari film ini adalah mengubah emosi manusia menjadi karakter visual dengan warna, ekspresi, dan sifat yang sesuai dengan perannya. 

Inside Out menjadi cara efektif mengajarkan anak-anak (dan orang dewasa) tentang pentingnya mengelola perasaan, termasuk rasa sedih. Sangat direkomendasikan untuk ditonton saat liburan bareng keluarga karena bisa saling berdiskusi soal emosi. 

10. How to Train Your Dragon (2010)

Kisah persahabatan antara Hiccup, remaja Viking yang lemah secara fisik, dengan Toothless, naga Night Fury yang terluka, menjadi salah satu cerita persahabatan lintas spesies paling ikonik dalam animasi. 

Keunikan film ini terletak pada animasi terbang yang begitu megah dan skor musik gubahan John Powell yang epik. 

Pesan tentang menerima perbedaan dan melawan prasangka turun-temurun membuat film ini cocok untuk segala usia, apalagi ditonton di layar besar saat sedang liburan.

11. Up (2009)

Film pembuka yang menampilkan montase kehidupan Carl dan Ellie sering disebut sebagai salah satu adegan paling menyentuh dalam sejarah. 

Cerita berlanjut ketika Carl, kakek tua yang kesepian, menerbangkan rumahnya dengan ribuan balon menuju Amerika Selatan, ditemani Russell, anak Pramuka yang ceriwis, dan seekor anjing bernama Dug yang bisa bicara. 

Film ini secara berani membuka cerita tentang anak-anak dengan tema kehilangan dan kesepian orang lanjut usia, namun tetap dibalut dengan petualangan yang gigih, menghibur, dan lucu.

12. WALL-E (2008)

Film ini mengikuti cerita robot pembersih sampah yang kesepian, kemudian jatuh cinta pada robot canggih bernama EVE di tengah bumi yang telah ditinggalkan manusia. 

Meskipun minim dialog di sepanjang paruh pertama, film ini tetap berhasil menyampaikan emosi yang kuat melalui bahasa visual dan gerak tubuh robot.

Kritik sosial soal konsumerisme dan kerusakan lingkungan yang dibungkus kisah cinta robot membuat WALL-E relevan ditonton kapan saja, termasuk di akhir pekan santai bersama pasangan atau keluarga. 

13. Ratatouille (2007)

Kisah Remy, tikus yang bermimpi menjadi koki hebat di Paris, ini mengajarkan bahwa siapa pun bisa memasak asal mempunyai kemauan dan bakat, terlepas dari asal-usulnya. 

Ratatouille mempunyai kelebihan yang terletak pada detail animasi kuliner yang menggugah selera serta pesan inspiratif tentang mengejar mimpi meski dipandang sebelah mata. 

Film ini juga cocok ditonton sambil masak atau menikmati makanan bersama keluarga di akhir pekan.

Ketiga belas film ini mempunyai rating tinggi dari kritikus maupun penonton, sehingga kualitasnya sudah teruji. 

Jadi, tidak perlu bingung lagi memilih tontonan untuk mengisi akhir pekan bersama keluarga—tinggal siapkan camilan, pilih salah satu judul di atas, dan nikmati waktu berkualitas bersama orang-orang tercinta.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Film dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.