Komponen Bermasalah, KAI Recall 7 Trainset KRL Buatan INKA
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin membeberkan alasan penarikan 7 rangkaian KRL buatan INKA ke DPR, mulai dari temuan komponen bermasalah hingga status perbaikannya.

Periskop.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menarik kembali atau merecall 7 rangkaian trainset KRL iE305/CLI-225 buatan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Penarikan itu dilakukan usai ditemukan komponen bermasalah yang berpotensi mengganggu operasional kereta.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin melaporkan langkah tersebut dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR. Ia menjelaskan, recall dilakukan sekitar tiga minggu sebelum rapat tersebut digelar.
"3 minggu lalu kami merecall 7 unit trainset kereta INKA," kata Bobby dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Rabu (23/9).
Menurut Bobby, keputusan itu diambil setelah pihaknya melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh rangkaian. Dari hasil pemeriksaan itu, ditemukan satu komponen yang berpotensi mengganggu jalannya operasional KRL jenis iE305/CLI-225.
Temuan tersebut menjadi dasar KAI untuk menarik seluruh unit dari layanan demi mencegah risiko yang lebih besar.
"Kami putuskan merecall," ujar Bobby.
Bobby menerangkan, pengecekan ulang terhadap 7 rangkaian tersebut turut melibatkan pihak INKA selaku produsen. Proses ini dilakukan secara menyeluruh demi memastikan seluruh komponen bermasalah sudah teridentifikasi.
Hasilnya, satu trainset sudah kembali beroperasi. Bobby menyebutkan, satu unit lagi dijadwalkan rampung menjalani masa pemeriksaan pada hari rapat tersebut berlangsung.
Rangkaian iE305/CLI-225 sendiri merupakan salah satu jenis KRL yang diproduksi INKA untuk memperkuat armada KAI. Kasus recall ini pertama kali diungkap Bobby dalam forum resmi dengan legislator, sebagai bagian dari laporan evaluasi operasional perusahaan.
"Kami pengecekan ulang dengan melibatkan INKA. Ada 1 komponen yang perlu ditingkatkan. Kami sudah memiliki solusi. 1 trainset untuk kembali beroperasi, hari ini 1 trainset selesai perawatan," pungkas Bobby.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), PT INKA, dan KRL Commuter Line dengan mengeklik tautan.




Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.