Periskop.id - Jenazah penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano, Minggu (8/3) dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Jenazah penyanyi bernama asli Oxavia Aldiano itu disalatkan di masjid dekat rumah duka di Jl. Kecapi 57 Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, sebelum dibawa ke permakaman.
Prosesi pemakaman dilaksanakan setelah jenazah suami aktris Sheila Dara itu tiba di TPU Tanah Kusir sekitar pukul 08.00 WIB. Hujan mengguyur permakaman yang dipenuhi oleh keluarga dan kerabat dekat Vidi saat prosesi pemakaman berlangsung. Warga sekitar memadati area depan permakaman untuk menyaksikan pemakaman sang penyanyi.
Jenazah Vidi dimakamkan di Blok AA1 Blad 174 TPU Tanah Kusir, di area belakang makam Bung Hatta. Vidi meninggal dunia pada Sabtu (7/3) pukul 16.33 WIB. Penyanyi itu meninggal dunia pada usia 35 tahun setelah selama beberapa tahun berjuang melawan kanker ginjal.
Duka Rekan Selebritas
Kepergian Vidi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekan di industri hiburan Tanah Air. Vokalis GIGI Armand Maulana mengaku terkejut saat menerima kabar wafatnya penyanyi Vidi Aldiano, Sabtu (7/3).
Armand mengatakan, informasi tersebut pertama kali ia terima melalui pesan singkat sebelum waktu Maghrib. Ia kemudian menghubungi manajer Vidi untuk memastikan kabar tersebut.
“Sebelum Maghrib ramai di grup WhatsApp. Saya telepon manajernya untuk konfirmasi, dan ternyata benar. Saya langsung ke sini,” ujar Armand ketika ditemui setelah dari rumah duka bersama istrinya, Dewi Gita di Jakarta Selatan.
Meski merasa kaget, Armand menyebut dirinya dan rekan-rekan sesama musisi mengetahui perjuangan Vidi selama ini dalam menghadapi sakit. Ia mengatakan, dirinya sempat mengikuti shalat jenazah pertama bersama keluarga. Ia menyebut Habib Jafar turut hadir dan memimpin doa dalam prosesi tersebut.
“Alhamdulillah shalat jenazah yang pertama bersama keluarga dan Habib Jafar. Tadi beliau juga menyampaikan tausiyah yang sangat baik,” ujar Armand.
Menurut dia, keluarga merasa dikuatkan dengan pesan yang disampaikan dalam tausiyah tersebut. Ia juga menilai hari wafatnya Vidi merupakan hari yang baik. “Insya Allah ini pertanda baik untuk almarhum,” katanya.
Armand mengaku sempat melihat wajah Vidi untuk terakhir kalinya. “Wajahnya terlihat tenang, seperti tersenyum,” ucapnya.
Sementara itu, Dewi Gita tampak menahan tangis saat mengenang sosok Vidi. Dengan suara bergetar, ia menyebut almarhum sebagai pribadi yang selalu membawa keceriaan.
“Setiap dia datang, semuanya jadi ramai dan ceria. Tapi kalau dia pulang, jadi sepi,” kata Dewi sambil sesenggukan.
Ia juga mengenang panggilan khusus dari Vidi kepada Dewi. “Yang bikin nangis tuh, yang manggil saya ‘Nyai’ itu cuma Vidi. Dari jauh sudah teriak ‘Nyai’. Itu cuma dia,” ujarnya.
Dewi mengenang sejumlah momen kerja sama dengan Vidi, mulai dari drama musikal, program televisi, hingga menjadi juri bersama dalam sebuah acara.
“Kita tahu dia menanggung sakitnya. Jadi teman-teman mengikhlaskan. Sekarang Alhamdulillah dia sudah sehat,” serunya.
Support System
Aktris dan selebgram Anya Geraldine juga tak kuasa menahan tangis usai melayat ke rumah duka penyanyi Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3). Dengan suara bergetar, Anya mengenang almarhum sebagai sosok yang selama ini menjadi tempatnya bercerita.
“Aku sering banget teleponan juga. Dia selalu dengerin apapun ceritaku. Walaupun mungkin hidupnya pasti lebih berat, masalah dan beban pikirannya lebih berat daripada aku,” ujar Anya.
Bagi Anya, Vidi bukan sekadar teman, melainkan sosok yang sudah seperti keluarga. “Udah lebih dari saudara. Banyak banget personal things yang aku selalu share ke dia. Tentang kerjaan, percintaan, kegelisahan diri. Semuanya aku selalu curahin ke Vidi,” bebernya
Ia menyebut Vidi selalu memberi nasihat dan motivasi, bahkan saat dirinya tahu kondisi sahabatnya itu jauh lebih berat. “Dia salah satu support system aku. Nomor satu yang ngajarin aku rasanya bersyukur,” ucapnya.
Anya juga mengaku sempat banyak berbincang dengan Vidi di momen-momen terakhir. “Detik-detik terakhir aku curhat-curhat banyak sama dia,” cetusnya.
Dengan mata berkaca-kaca, Anya berjanji akan menjadi pribadi yang lebih kuat. “Dia selalu ngajarin aku untuk kuat. Dan aku janji setelah hari ini aku akan jadi orang yang lebih kuat. Bukan hanya untuk Vidi, tapi untuk diri aku sendiri juga. Jadi aku mau ngucapin terima kasih banyak untuk Vidi,” tuturnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar