periskop.id - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menghubungi Presiden RI Prabowo Subianto lewat telepon pada Senin (15/6) di Jakarta. Abbas menyampaikan harapannya agar Indonesia terus mengambil peran aktif dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina di tengah situasi global yang kian dinamis.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, sambungan telepon antara dua kepala negara itu mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Palestina yang selama ini terjalin dalam semangat persaudaraan serta solidaritas.

Advertisement

"Presiden Mahmoud Abbas menyampaikan perkembangan terkini di Palestina serta menyampaikan apresiasi atas konsistensi dukungan nyata Indonesia kepada rakyat Palestina," ujar Teddy melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (15/6).

Dalam percakapan itu, Abbas juga menekankan pentingnya posisi Indonesia di panggung internasional. Presiden Palestina itu menilai kepemimpinan Prabowo mendapat perhatian luas dari berbagai penjuru dunia.

"Menurut Presiden Abbas, suara dan kepemimpinan Indonesia di bawah Presiden Prabowo memiliki arti penting dan mendapat perhatian luas dalam berbagai forum internasional," tutur Teddy.

Dukungan Indonesia terhadap Palestina bukan hanya bersifat pernyataan. Teddy merinci, sejak menjabat Menteri Pertahanan, Prabowo sudah konsisten memberikan bantuan nyata kepada rakyat Palestina.

Bentuk konkret dukungan itu mencakup pengiriman logistik melalui jalur udara dan laut, pemberangkatan kapal rumah sakit beserta tenaga kesehatan, hingga membuka kesempatan bagi 100 anak Palestina untuk menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan Indonesia.

Indonesia pun dinilai memiliki sikap tegas dalam membela Palestina di berbagai forum multilateral. Komitmen serupa kembali ditegaskan Prabowo dalam sambungan telepon itu.

Prabowo menegaskan Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina. Ia sekaligus mendorong terwujudnya perdamaian yang adil dan bermartabat bagi seluruh warga Palestina.

Hubungan Indonesia dan Palestina selama ini disebut Teddy terjalin dalam bingkai persaudaraan yang kuat. Kedua negara dihubungkan oleh solidaritas panjang yang terus dirawat lintas kepemimpinan, dan komunikasi langsung antara Abbas dan Prabowo menjadi salah satu wujud nyata kedekatan tersebut.