periskop.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi melakukan rotasi jabatan terhadap 85 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) di awal tahun ini sebagai bagian dari mekanisme pembinaan karier dan penyegaran struktur organisasi.

“Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional,” kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Sabtu (24/1).

Trunoyudo menjelaskan bahwa perombakan personel tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram (ST) Kapolri. Pertama, ST Nomor ST/99/I/KEP./2026 tanggal 15 Januari yang memuat 53 nama personel. Kedua, ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tertanggal 22 Januari yang mencakup 32 personel lainnya.

Perubahan strategis terjadi di pucuk pimpinan Divisi Humas Polri. Irjen Pol. Sandi Nugroho yang sebelumnya menjadi "wajah" Polri di media, kini mendapatkan amanah kewilayahan sebagai Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel).

Posisi Kadiv Humas Polri selanjutnya dipercayakan kepada Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir. Jenderal bintang dua asli Papua ini ditarik kembali ke Mabes Polri setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat.

Rotasi di wilayah timur Indonesia juga tak kalah dinamis. Kursi Kapolda Papua Barat yang ditinggalkan Johnny Isir akan diisi oleh Brigjen Pol. Alfred Papare, yang sebelumnya memimpin Polda Papua Tengah.

Sementara itu, tongkat komando Kapolda Papua Tengah diserahkan kepada Kombes Pol. Jermias Rontini. Jermias mendapatkan promosi jabatan dari posisi sebelumnya sebagai Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Papua.

Pergeseran juga menyasar Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Irjen Pol. Achmad Kartiko naik jabatan dari Wakalemdiklat menjadi Kalemdiklat Polri.

Posisi wakil yang ditinggalkan Achmad Kartiko diisi oleh Irjen Pol. Andi R. Djajadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumsel.

Di level Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri lainnya, Kombes Pol. Abas Basuni dimutasi dari Kayanma Polri menjadi Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri.

Posisi Kayanma Polri kemudian diamanahkan kepada Kombes Pol. Yudi Arkara Oktobera, yang sebelumnya bertugas sebagai Kabagpamwal Roprovos Divpropam Polri.

Secara rinci, Trunoyudo memaparkan bahwa mutasi kali ini mencakup delapan personel berpangkat Irjen Pol, 15 Brigjen Pol, serta 29 Kombes Pol dengan berbagai klasifikasi jabatan.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Gelombang mutasi ini melanjutkan tren pembenahan internal korps Bhayangkara. Sebelumnya pada Desember lalu, Polri juga tercatat melakukan rotasi terhadap 50 personel serta memberikan promosi khusus kepada 35 Polisi Wanita (Polwan).