Bahlil Ungkap Alasan Prabowo Ubah Batu Bara Jadi Gas
Bahlil Lahadalia buka suara soal arahan Prabowo mengolah batu bara kalori rendah jadi gas dan minyak demi kurangi impor energi.

Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengoptimalkan potensi energi dalam negeri. Salah satu arahannya, batu bara berkalori rendah dikembangkan menjadi bahan bakar berupa gas maupun minyak.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, arahan tersebut muncul menyusul situasi geopolitik global yang tidak menentu. Ia menyebutkan, pemerintah ingin mengurangi ketergantungan pada energi impor dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di dalam negeri.
"Jadi gini, apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden Prabowo terkait dengan membuat gas ataupun minyak lewat batu bara, itu berangkat dari pemikiran bahwa dalam kondisi geopolitik yang tidak menentu, maka arahan Bapak Presiden Prabowo kepada kami adalah mengoptimalkan seluruh potensi energi yang ada di Indonesia," kata Bahlil di Jakarta, Senin (21/9).
Kondisi global yang bergejolak, menurutnya, membuat Indonesia perlu punya bekal energi sendiri. Ketergantungan pada energi impor dinilai berisiko besar di tengah ketidakpastian tersebut.
Bahlil menyebutkan, batu bara jadi salah satu potensi yang bisa dikembangkan untuk memangkas impor energi. Perkembangan teknologi saat ini, menurutnya, sudah memungkinkan batu bara berkalori rendah diolah jadi gas ataupun minyak.
"Sekarang teknologinya sudah canggih. Sekarang teknologinya sudah canggih di mana batu bara yang low kalori itu bisa menghasilkan gas maupun minyak," kata dia.
Teknologi serupa, lanjut Bahlil, sudah diterapkan di sejumlah negara, termasuk China. Sejumlah perusahaan pun disebut telah menawarkan kerja sama kepada pemerintah Indonesia untuk mengembangkan teknologi tersebut.
Bahlil menegaskan, potensi batu bara kalori rendah milik Indonesia sangat besar. Ia meyakini hal itu yang mendasari arahan Presiden Prabowo soal optimalisasi energi dalam negeri.
Sebagai Menteri ESDM, Bahlil menyampaikan pihaknya akan menindaklanjuti setiap arahan presiden terkait peningkatan ketahanan energi lewat sumber daya domestik.
"Dan kita tahu bahwa potensi batu bara kita untuk low kalori itu sangat besar sekali. Ini mungkin yang dimaksudkan oleh Bapak Presiden. Dan karena itu kami sebagai Menteri ESDM akan menindaklanjuti setiap perintah arahan Bapak Presiden terkait dengan optimalisasi dalam rangka meningkatkan ketahanan energi dengan memakai sumber-sumber energi dalam negeri. Tujuannya agar tidak lagi kita impor, devisa kita bisa ada dalam negeri, itu kira-kira," tambahnya.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Bahlil Lahadalia, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Batu Bara dengan mengeklik tautan.




Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.